Cerita Arya Saloka Belajar Berkuda dan Jadi Koboi di Film "Empat Musim Pertiwi"

Aktor Arya Saloka mewujudkan impian terbesarnya dalam berakting lewat film terbarunya, "Empat Musim Pertiwi". Dalam film arahan Kamila Andini ini, Arya sebagai Bisma tampil gagah jadi koboi, lengkap dengan sepatu bot, topi khas, dan kepiawaiannya menunggang kuda.
Arya mengaku sangat antusias ketika pertama kali diminta memerankan tokoh Bisma. Penampilan ini jadi sesuatu yang sudah lama ia dambakan sepanjang kariernya.
"Memang salah satu cerita yang sebetulnya dari dulu tuh saya kepingin bermain dalam satu cerita dengan karakter tuh yang saya nggak perlu harus memotong kumis jenggot, saya bisa apa namanya ya 'country' bangetlah gitu loh," ujar Arya Saloka dalam jumpa pers di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (8/9).
"Jadi bisa pakai topi koboi, bisa pakai sepatu boots gitu kan, bisa naik kuda. Saya paling happy, saya happy sekali dengan look Bisma ini, ini salah satu impian saya," sambung Arya.
Untuk itu, Arya sengaja tak mencukur kumis dan jenggotnya dan menaikkan bobot tubuh.
"Yang agak lama adalah satu request lagi sebenarnya dari Mbak Dini adalah 'Ya kamu bisa gemukin lagi nggak?' Cuma 'Mbak aku coba ya', karena waktu itu tuh memang kebetulan proses syuting yang harus menguruskan badan cukup ekstrem pada saat itu terus memang mepet dengan Pertiwi, jadinya aku coba gitu," tutur Arya.
Tantangan Arya tidak hanya penampilan fisik, melainkan proses syuting di kawasan dingin Gunung Bromo. Arya mengaku sangat alergi dingin.
"Tapi pas sampai set, 'Wah ini sih keren'. Setnya bener-bener yang kayak baru pertama, terus di padang sabana, di padang pasirnya juga gitu. Bener-bener pas melihat itu ada dua gunung, satu hijau satunya kayak abu-abu, itu yang bikin aku terpukau," lanjut Arya.
Belajar Menunggangi Kuda
Di Bromo, Arya juga harus mempraktikkan hasil latihannya berkuda. Menariknya, kuda yang digunakan latihan di Jakarta berjenis Australia yang berbadan besar, sementara saat di Bromo mereka harus menunggangi kuda Sumba lokal.
"Padahal kita workshop cuma 5 atau 6 kali waktu itu berkuda, dan kudanya berbeda. Yang kami pakai di sini tuh kuda Australia, di sana tuh kuda Sumba jadi memang lebih kecil dan harus adaptasi lagi gitu karena bukan kuda yang biasa kami pakai workshop," ungkap Arya.
Arya menjelaskan, ia harus dekat dengan hewan tunggangannya itu, terlebih karakternya dituntut luwes seolah sudah berkuda sejak kecil.
"Saya juga punya chemistry sama kudanya. Karena kita tuh dengan binatang nggak boleh ada jarak sebetulnya, karena kuda pun juga makhluk hidup dia punya perasaan gitu, dia bisa merasakan kalau kita takut. Memang di situ kan saya dituntut memang dari kecil sampai seumur itu ceritanya memang sudah tua di situ, jadi dari kecil memang selalu berkuda," urai Arya.
Kemampuan Arya beradaptasi di atas kuda pun dipuji Putri Marino. Putri menyematkan julukan istimewa kepada Arya selama di lokasi syuting.
"Jadi lumayan takut, tapi karena ada Arya udah 'kuda master' jadi Arya lumayan mengajarkan sedikit-sedikit," puji Putri Marino.
Selain reuni Putri Marino dan Arya Saloka, kehadiran aktris legendaris Christine Hakim dan Hana Malasan menambah bobot emosional film ini, dari rumah produksi Forka Films. Pertiwi akan hadir di bioskop mulai 8 Oktober 2026 mendatang.
