Kumparan Logo

Kerja Sama Indonesia-UEA, Agate dan Red Dunes Games Rilis "Port of Jumanah"

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Port of Jumanah  Foto: Dok. Agate
zoom-in-whitePerbesar
Port of Jumanah Foto: Dok. Agate

Pengembang gim asal Bandung, Agate Studio, berkolaborasi dengan Red Dunes Games, studio game yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Dalam kolaborasi lintas negara ini, gim "Port of Jumanah" jadi yangs udah dirilis secara global melalui Steam, Epic Games Store, dan PlayStation Store.

Dikembangkan dalam waktu sekitar 18 bulan, "Port of Jumanah" mengambil inspirasi dari tradisi penyelaman mutiara di kawasan Teluk Arab yang telah berlangsung lebih dari tujuh ribu tahun. Unsur-unsur ini lalu diterjemahkan dalam desain karakter, narasi, dan mekanik permainan.

Dalam gim ini, pemain akan berperan sebagai Mansour, seorang penyelam pencari mutiara. Sepanjang perjalanannya, Mansour juga harus menghadapi makhluk laut, mengumpulkan perlengkapan dan sumber daya, sambil secara bertahap memulihkan Pelabuhan Jumanah.

Port of Jumanah Foto: Dok. Agate

Gim "Port of Jumanah" memadukan pertarungan, eksplorasi, narasi, dan pengelolaan sumber daya dalam ekspedisi di permainan ini. Pemain juga akan dimanjakan dengan dunia yang penuh warna serta dialog-dialog bernuansa humor yang kontras dengan petualangan Mansour.

Dalam setiap ekspedisi, pemain akan menjelajahi wilayah laut dengan lingkungan dan spesies yang berbeda-beda. Hasil penyelaman bakal digunakan untuk meningkatkan perlengkapan, merekrut kru, membuka kemampuan baru, sampai memulihkan Pelabuhan Jumanah.

“Kami ingin memadukan eksplorasi, pertarungan, dan perkembangan cerita dalam satu perjalanan yang utuh."

“Setiap ekspedisi dirancang dengan kondisi yang berbeda, sementara perkembangan pelabuhan membantu pemain memahami perjalanan Mansour dan dunia Jumanah secara bertahap.”

Port of Jumanah Foto: Dok. Agate

Selain "Port of Jumanah", ada dua game lainnya yang dijadwalkan meluncur pada 2027 nanti. Dalam proyek ini, ada 20 orang tim inti yang terlibat dengan dukungan lebih dari 60 talenta Indonesia di berbagai disiplin produksi.

Sebelum diluncurkan secara global, versi demo "Port of Jumanah" sudah diperkenalkan sejak Mei 2026. Di hari pertama saja, gim ini berhasil mendapatkan lebih dari 100 review positif.

Gim ini tersedia dalam 11 bahasa: Indonesia, Arab, Spanyol, Jepang, Jerman, Prancis, Portugis Brasil, Mandarin, Rusia, dan Inggris.