Milad Ke-4, Rumah Sosial Kutub Bertekad Hadirkan Indonesia Tersenyum

Rumah Sosial Kutub
Lembaga pengelola ZISWAF dan inisiator Gerakan Sedekah Minyak Jelantah melalui program TERSENYUM - rumahsosialkutub.org
Konten dari Pengguna
1 Maret 2022 16:22 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Rumah Sosial Kutub tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Milad Ke-4, Rumah Sosial Kutub Bertekad Hadirkan Indonesia Tersenyum. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub.
zoom-in-whitePerbesar
Milad Ke-4, Rumah Sosial Kutub Bertekad Hadirkan Indonesia Tersenyum. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hari ini (1/4) Rumah Sosial Kutub atau yang juga dikenal dengan singkatan RSIK merayakan miladnya yang ke-4. Atas nama keluarga besar Rumah Sosial Kutub, Suhito selaku Direktur Eksekutifnya mengucapkan rasa syukur atas karunia bagi Rumah Sosial Kutub yang telah menjadi bagian dari gerakan berbagi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Berbagi bukan karena memiliki harta yang berlebih, tetapi atas kesadaran panggilan Ilahi.
Terimakasih juga atas kolaborasi yang dibangun, sehingga kami bisa mengelola sebuah amanah untuk menjawab permasalahan masyarakat, diantaranya mengentaskan kemiskinan, pemberdayaan, dan kegiatan kemanusiaan lainnya," sampai Suhito di kantornya yang terletak di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Direktur Eksekutif Adara Relief Internasional, Sri Vira Chandra, menuturkan bahwa sebagai salah satu mitra strategis Rumah Sosial Kutub dalam program-program kemanusiaan, ia berharap agar Rumah Sosial Kutub terus melangkah membuat Indonesia Tersenyum.
"Semoga hari ini dan seterusnya RSIK dan Adara Relief Internasional bisa menjadi mitra strategis untuk anak dan perempuan, khususnya anak dan perempuan Palestina. Selamat dan berkah untuk Rumah Sosial Kutub," sampainya.
ADVERTISEMENT
Selain dikenal sebagai lembaga pengelola ZISWAF, Rumah Sosial Kutub juga dikenal sebagai pelopor gerakan inovatif berupa Sedekah Minyak Jelantah melalui program Tersenyum. Tersenyum sendiri adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk Mereka. Jadi melalui minyak jelantah, Rumah Sosial Kutub berharap semua masyarakat bisa melakukan amal melalui sedekah, sedekah jadi mudah, dan akhirnya semua bisa bersedekah.
Sampai saat ini, program Sedekah Minyak Jelantah sudah tersebar di 6 wilayah. Wilayah tersebut adalah DKI Jakarta, Bekasi, Cirebon, Tegal, Solo, dan DI Yogyakarta.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Tegal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Muchtar Mawardi berharap agar Rumah Sosial Kutub terus melanjutkan kolaborasinya dalam kegiatan Tegal Tersenyum.
“Terimakasih kepada Rumah Sosial Kutub yang selama ini sudah berkontribusi pada Kabupaten Tegal dalam menurunkan pencemaran lingkungan hidup melalui pengambilan minyak jelantah, kami berharap kegiatan Tegal Tersenyum ini terus dilanjutkan dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tegal," ucapnya yang disampaikan khusus dalam sempena milad Rumah Sosial Kutub ini.
ADVERTISEMENT
Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Pusat, Ucu Jamilah, juga mendoakan agar Rumah Sosial Kutub terus memberikan kontribusi bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, sebagai kolaborator yang aktif, pasangan hidup Walikota Jakpus ini juga mendoakan agar Rumah Sosial Kutub terus istiqomah.
"Semoga Rumah Sosial Kutub tetap istiqomah dalam melaksanakan program-program sosial, pemberdayaan masyarakat, terutama untuk kemanusian dan juga pemberdayaan lingkungan," sampainya.
Sejak dideklarasikan empat tahun silam, Rumah Sosial Kutub terus berkomitmen untuk menebarkan manfaat semakin luas untuk menghadirkan senyum Indonesia melalui #IndonesiaTersenyum. Berbagai program yang terus dihadirkan terkait dengan aksi kemanusian dan pemberdayaan masyarakat diantaranya adalah Yatim Teladan, Pendidikan Teladan, Cinta Masjid, Peningkatan Ekonomi Dhuafa, dan Sosial Kemanusiaan serta Program Pemberdayaan Lingkungan.
ADVERTISEMENT
''Terimakasih kepada para donatur, muzakki dan orang baik, seluruh mitra strategis yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Bismillah, di usia kami yang ke-4 ini, kami bertekad untuk terus tumbuh dan berkembang dalam menghadirkan Indonesia Tersenyum. Mohon do'a dan dukungannya selalu," tutur Suhito.