Peringati Hari Gizi Nasional 2022, Rumah Sosial Kutub Lakukan Sedekah Pangan

Rumah Sosial Kutub
Lembaga pengelola ZISWAF dan inisiator Gerakan Sedekah Minyak Jelantah melalui program TERSENYUM - rumahsosialkutub.org
Konten dari Pengguna
26 Januari 2022 15:49 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Rumah Sosial Kutub tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Relawan Indonesia Tersenyum saat aksi berbagi di Hari Gizi Nasional. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
zoom-in-whitePerbesar
Relawan Indonesia Tersenyum saat aksi berbagi di Hari Gizi Nasional. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari menjadi salah satu momentum bagi Relawan Indonesia Tersenyum (RIT) melakukan kegiatan sedekah gizi pangan. Relawan besutan dari Rumah Sosial Kutub ini melakukan aktivitas sedekah untuk para dhuafa di kawasan Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
"Alhamdulillah, di Hari Gizi Nasional tahun 2022 ini, kami bisa melakukan aksi sedekah gizi pangan, semoga aksi berbagi ini bisa semakin luas jangkauannya, juga bisa kami lakukan rutin," sampai Abdel Achrian, Presiden Relawan Indonesia Tersenyum (RIT) yang juga turun melakukan aksi berbaginya pada hari Selasa (25) lalu.
Abdel Achrian juga berharap peringatan hari gizi ini juga menjadi momentum bagi setiap elemen bangsa untuk bersatu dalam membantu.
"Harapanya, semoga hari ini (Hari Gizi Nasional, red) tidak hanya diperingati secara seremonial saja, tetapi selalu menjadi titik tolak agar kebutuhan pangan maupun gizi masyarakat di Indonesia terpenuhi secara seimbang dan merata," harapnya.
Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan Rumah Sosial Kutub, Sepriyanto, menambahkan kehadiran lembaganya ini memang menjadi salah satu ikhtiar untuk menjembatani masyarakat untuk saling berbagi.
ADVERTISEMENT
"Kami sangat berterimakasih sekali, atas kepercayaan dari berbagai pihak, sehingga Rumah Sosial Kutub bisa terus hadir untuk memberikan berbagai program terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Terkait gizi pangan, Sepriyanto juga menuturkan bahwa hal ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Menurutnya, apalagi dengan adanya wabah Covid-19 yang sampai saat ini belum tuntas, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan ataupun menurunnya pendapatan.
"Tentu kondisi seperti ini sangat berpengaruh pada gizi yang dikonsumsi. Baik itu kepada anaknya, maupun anggota keluarga yang lainnya," sampai Sepriyanto.
Seperti yang kita ketahui bersama, berdasarkan laporan dari Global Nutrition Report (GNR) tahun 2020, Indonesia dinyatakan mengalami triple burden masalah gizi, yaitu gizi mikro, makro, dan gizi lebih.
ADVERTISEMENT
Semoga Hari Gizi Nasional 2022 menjadi momentum untuk kita saling menguatkan asa dalam membantu sesama. Terutama dalam membantu pemenuhan gizi pangan masyarakat Indonesia.