Bola & Sports
·
24 Juli 2021 14:18
·
waktu baca 4 menit

5 Alasan Menantikan ONE: BATTLEGROUND 30 Juli Nanti

Konten ini diproduksi oleh ONE Championship
5 Alasan Menantikan ONE: BATTLEGROUND 30 Juli Nanti (172670)
searchPerbesar
Atlet muda fenomenal Victoria Lee akan berlaga di ONE: BATTLEGROUND pada 30 Juli mendatang. Foto: ONE Championship
ONE: BATTLEGROUND menyajikan segalanya; mulai dari laga perebutan gelar juara, aksi superstar yang mengincar penebusan, hingga kembalinya salah satu talenta muda paling berbahaya dalam MMA.
ADVERTISEMENT
Ajang ini berisi enam laga yang terdiri dari Muay Thai, kickboxing dan MMA dengan melibatkan para pencetak KO, spesialis submission, serta ahli strategi dalam olahraga kombat.
Sebelum disiarkan langsung dari Singapore Indoor Stadium pada Jumat, 30 Juli, berikut adalah lima alasan menyaksikan ajang blockbuster ini.

#1 Laga Muay Thai Beda Generasi: Legenda Vs. Darah Muda

Sam-A Gaiyanghadao adalah salah satu nak muay terbaik sepanjang masa. Bahkan pada usianya yang menginjak ke-37, ia masih berada pada tingkatan elite.
Sejak turun ke divisi strawweight, sang legenda dari Thailand mencatat rekor 4-0 serta merebut gelar Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai dan Kickboxing.
Namun, akan ada titik di mana ia harus membuka jalan bagi generasi selanjutnya. Pertanyaanya, mampukah seorang debutan fenomenal, Prajanchai PK.Saenchai Muaythaigym, menguasai era baru?
ADVERTISEMENT
Pria berusia 26 tahun itu telah memenangkan berbagai gelar Kejuaraan Dunia Rajadamnern dan Lumpinee Stadium Muay Thai. Ia kini berada di kondisi terbaik dalam kariernya dan berlatih bersama para atlet elite ONE lainnya seperti Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym dan Tawanchai PK.Saenchai Muaythaigym.
Sam-A memang tampak sulit dikalahkan tetapi Prajanchai mungkin akan menjadi penantang yang akhirnya dapat melengserkan sosok yang nampak tak tersentuh itu.

#2 Aung La N Sang Berada di Persimpangan Jalan

Setahun lalu, nama Aung La “The Burmese Python” N Sang masih mendominasi di ONE Championship. Namun, ia harus kehilangan gelar Juara Dunia ONE Middleweight dan Light Heavyweight dari Reinier “The Dutch Knight” de Ridder.
Maka, saat menghadapi Leandro “Wolf” Ataides nanti, ia menganggapnya sebagai sebuah “pertempuran krusial.” Kemenangan bisa kembali mengatrol posisinya. Sebaliknya, kekalahan bisa semakin menenggelamkan namanya.
ADVERTISEMENT
Ataides adalah Juara Dunia BJJ dan pencetak KO yang telah mengincar sabuk emas ONE sekian lama. Sebuah kemenangan atas Aung La N Sang akan membawanya selangkah lebih dekat menuju laga perebutan gelar juara melawan De Ridder.

#3 Pertempuran Dua Kickboxer Kelas Dunia

Sitthichai “Killer Kid” Sitsongpeenong memasuki ONE Super Series dengan reputasi sebagai kickboxer ‘pound-for-pound’ terhebat. Walau mengalami kekalahan debut dari Superbon, ia masih menjadi salah satu penantang teratas untuk meraih sabuk Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing yang masih tak bertuan.
Namun, perjalanannya tak akan mudah, karena ia akan menghadapi Tayfun “Turbine” Ozcan – nama yang tak kalah elite dalam dunia kickboxing.
Bintang berdarah Belanda-Turki itu telah lama menunggu kesempatan melawan nama besar seperti Sitthichai untuk membuktikan diri sebagai kickboxer terbaik.
ADVERTISEMENT
Walau memiliki gaya bertarung berbeda, keduanya dikenal dengan aksi penuh intensitas saat berlaga. Pemenang laga ini bisa saja berlaga melawan kickboxer terbaik sepanjang masa; Giorgio “The Doctor” Petrosyan.

#4 Menantikan Kebangkitan Ritu Phogat

Perjalanan karier Ritu “The Indian Tigress” Phogat dalam MMA masih sangat panjang, dan ia bisa membuktikan kapasitasnya saat menghadapi “MMA Sister” Lin Heqin.
Phogat memang baru saja mengalami kekalahan perdana di ONE hingga harus rela kehilangan posisi di Turnamen ONE Women’s Atomweight World Grand Prix.
Laga mendatang akan menjadi ukuran seberapa besar tekad serta kematangan mentalnya untuk bangkit dari kekalahan.
Namun, Lin Heqin bukanlah nama sembarangan. Ia berambisi menjadi yang terbaik dan memiliki catatan rekor 14-2-1. Selain itu, kemahirannya dalam wushu sanda telah membantunya berbagai kemenangan KO.
ADVERTISEMENT
Terlepas dari itu semua, selalu menarik menyaksikan pegulat dan striker saling unjuk kemampuan.

#5 Bintang Yang Tengah Naik Daun

Victoria “The Prodigy” Lee sukses melewati ujian pertamanya usai meraih kemenangan submission atas Sunisa “Thunderstorm” Srisen. Namun, hal itu juga turut menambah ekspektasi di pundaknya.
Menjadi adik dari dua Juara Dunia, “Unstoppable” Angela Lee dan Christian “The Warrior” Lee, tentu menjadi beban tersendri bagi Victoria. Namun, ia tahu bahwa jalannya masih panjang.
Pada laga mendatang, remaja berusia 17 tahun itu akan menghadapi atlet Tiongkok “Little Sprouts” Wang Luping, yang memiliki lebih banyak pengalaman darinya.
Selain itu, ada nama debutan dari Team Lakay, Jeremy “The Juggernaut” Pacatiw. Seperti halnya Victoria, harapan juga menggunung di pundaknya karena ia berasal dari sasana Team Lakay yang melegenda di Filipina.
ADVERTISEMENT
Pacatiw memiliki tugas berat saat melawan “The Ghost” Chen Rui, yang sama-sama ingin menunjukkan kelas mereka di divisi mantamweight MMA.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!

ONE: BATTLEGROUND akan tayang pada Jumat, 30 Juli, dengan menampilkan laga Kejuaraan Dunia ONE Strawweight Muay Thai. Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Kaskus TV, Maxstream, Vidio dan SCTV.