Alain Ngalani Ingin Bungkam Pengkritik Lewat Kemenangan di ONE: BATTLEGROUND II

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aksi menghibur selalu tersaji kapan pun Alain “The Panther” Ngalani berlaga. Namun, saat tanding di ONE: BATTLEGROUND II, meraih kemenangan menjadi sebuah misi wajib baginya.
Di ajang yang telah direkam dari Singapore Indoor Stadium sebelumnnya ini, Ngalani menghadapi Thomas “The Last Viking” Narmo. Laga MMA divisi heavyweight ini akan tayang pada Jumat, 13 Agustus.
“Saya harus membuat pernyataan. Saya harus tetap berada pada jalur kemenangan. Itulah tujuan dan motivasi saya, di sana,” tegas Ngalani, yang telah menginjak usia 46 tahun.
“Selain itu, saya hanya ingin tampil dan bersenang-senang, menikmati laga bagus, puas dengan penampilan saya, dan mengekspresikan diri sesuai kemauan saya. Ini adalah hal-hal yang berarti bagi saya.”
Di sisi lain, sang lawan merupakan debutan di ONE yang masih berusia 27 tahun.
Mantan atlet hoki es profesional ini sukses bertransisi ke MMA sejauh ini, dengan catatan rekor sempurna 4-0 dengan empat penyelesaian pada ronde pertama.
“The Panther”, yang kerap mendapat kritikan dari penggemar karena beberapa kekalahan dalam laga terakhirnya, menyadari bahwa ia akan menghadapi ujian berat.
Namun, ia tidak terlalu memfokuskan diri pada gaya permainan lawan. Sebaliknya, atlet veteran ini berkonsentrasi mengasah kemampuannya.
“[Narmo] masih tak terkalahkan dan belum pernah tampil di ONE. Itu adalah tantangan yang bagus bagi saya, dan kita mengetahui bahwa saya tak pernah mundur dari tantangan,” kata Ngalani.
“Saya biasanya tidak terfokus pada lawan saya, pada kekuatan atau kelemahannya. Saya terfokus pada diri saya, kekuatan dan kelemahan saya, serta memperbaiki diri untuk menjadi petarung lengkap.”
“Selama saya siap, saya akan menjadi masalah bagi siapa pun, maka saya tidak terlalu mempelajari dirinya. Saya menghormati semua lawan, dan memang ada berbagai kemungkinan, maka seseorang hanya harus meyakini dirinya sendiri – dan saya yakin pada diri saya.”
Meski lawannya memiliki tinggi badan 2 meter, Ngalani tak merasa gentar. Ia justru melihat postur Narmo sebagai eksperimen menyenangkan untuk menguji kemampuan bela dirinya.
“Ia adalah pria yang besar, sangat tinggi, tetapi saya pernah menghadapi berbagai lawan yang lebih tinggi dari saya,” jelas Ngalani.
“Karena ia sangat tinggi, saya ingin dapat menggunakan fleksibilitas saya dan menendang wajahnya, maka itulah yang menjadi tantangan saya.”
Ngalani memiliki karier yang panjang dalam olahraga kombat. Sebelum beralih ke MMA pada 2013, ia empat kali menjadi Juara Dunia Muay Thai dan Kickboxing.
Ikon olahraga berdarah Afrika ini menyatakan jika ia masih memiliki rasa haus yang sama untuk memberi penampilan terbaiknya bagi para penggemar dan bertekad menampilkan keindahan dari seni bela diri.
“Tak peduli seberapa lama saya telah terjun ke dalam bidang ini, saya merasa masih memiliki banyak senjata yang belum saya tunjukkan,” tambah Ngalani.
Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!
ONE: BATTLEGROUND II akan tayang pada Jumat, 13 Agustus. Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, Maxstream, dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB.
Selain itu, ajang yang menampilkan Eko Roni Saputra ini akan tayang di SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
