Benda Yang Wajib Ada dalam Tas Para Praktisi Bela Diri ONE Championship

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada saat berpergian, Anda bisa menilai karakter seseorang dengan melihat besarnya tas yang ia bawa. Tentunya, terdapat barang-barang yang penting bagi sang pemilik tas, yang biasanya sudah menjadi suatu kewajiban tersendiri untuk selalu dibawa.
Isi tas orang-orang pada saat pergi ke mall memang pasti berbeda pada saat pergi kerja. Meskipun perbedaan itu tampak sangat signifikan dari luar, belum tentu terlalu berbeda dengan di dalam tasnya.
Lalu bagaimana dengan barang-barang yang wajib dibawa di dalam tas para atlet seni bela diri Indonesia? Mari kita simak beberapa barang wajib di bawa oleh para atlet Indonesia terlepas dari barang-barang pribadi pada umumnya.
Air Minum dan Snack Bar
Menjadi seorang atlet pastinya paham betul betapa pentingnya terhidrasi. Ya, para atlet membawa botol minum mereka sendiri pada saat berpergian ke mana pun.
“[Saya membawa] botol minum untuk mencegah dehidrasi,” ungkap Andreas “Yhayaz” Satyawan, Juara Karate Kyokushinkai Indonesia. Tentu saja, untuk tetap menjaga tubuh tetap segar dan bugar adalah dengan banyak mengonsumsi air mineral.
Bagi Aziz "The Krauser" Calim, snack bar adalah sumber mudah untuk memnuhi kebutuhan tubuh saat dalam keadaan lapar, dan memiliki sedikit waktu untuk pergi membeli makanan di luar.
Handphone dan Speaker
Pentingnya membawa handphone bagi setiap orang sudah tidak relevan lagi untuk ditanyakan. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa ketinggalan dompet akan lebih menyesakkan dibandaingkan ketinggalan handphone.
Selain untuk berkomunikasi dan juga mungkin bertransaksi, handphone sudah menjadi pilihan yang lazim untuk mendengarkan musik. Oleh karena itu, perpaduan antara handphone dan speaker aktif menjadi tak terelakkan.
Contohnya bagi Egi Rozten, yang menjadi teman wajib kala berlatih dan melatih kelas privat.
“Saya selalu membawa speaker musik pastinya. Saya suka dengar lagu pada saat latihan atau mengajar private boxing atau Muay Thai dengan musik sesuai mood dan semangat,” urainya.
Perlengkapan Mandi dan Baju Ganti
Bukan atlet namanya jika tidak membawa perlengkapan mandi pada saat berpergian. Mungkin Anda bisa mengerti mengapa, jika Anda pun membawa perlengkapan kebersihan saat berpergian, seperti tisu basah, sabun cuci muka, hingga handuk.
Banyak atlet yang mengaku membawa handuk, selain untuk membantu mereka pada saat cuaca sedang panas, handuk pun juga menjadi bermanfaat setelah mereka berlatih.
“Deodorant, penting sekali. Baju ganti juga. Selalu saya bawa sampai pernah saya cedera, lama tidak latihan, tetapi baju ganti selalu ada di tasku” tutur Putri ‘Ami’ Padmi.
Skipping Rope dan Alat Pelindung Tubuh
Ke manapun perginya, seorang atlet tetaplah atlet. Maka, mereka selalu siap jika tiba-tiba harus berlatih atau melatih orang lain.
Membawa perlengkapan latihan, dari yang ringan sampai yang berat, seperti sudah menjadi aturan tidak tertulis.
“Skipping melatih agar daya tahan dan kelincahan terjaga. Barble untuk latihan daya tahan tangan dan power memukul. Glove, ankle dekker, handwrap, gumseal, protektor kemaluan untuk pergi sesi latihan, sparing di camp,” ungkap Andreas.
Ada juga perlengkapan latihan yang lebih difokuskan untuk penghindaran cedera atau untuk dipakai setelah sesi latihan dan sparing.
“Sejenis balsam, obat untuk pijit. Krim pereda nyeri otot itu wajib. [Dulu] di kantor juga itu wajib dibawa,” tutup ‘Ami’ yang sempat bekerja di Bank Indonesia.
