Konten dari Pengguna

Christian Lee Tantang Pemenang Laga Charles Oliveira Kontra Dustin Poirier

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Juara Dunia ONE Lightweight Christian "The Warrior" Lee menyandang sabuk emas usai mengalahkan Timofey Nastyukhin dalam pada ajang ONE On TNT II pada April silam. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Juara Dunia ONE Lightweight Christian "The Warrior" Lee menyandang sabuk emas usai mengalahkan Timofey Nastyukhin dalam pada ajang ONE On TNT II pada April silam. Foto: ONE Championship

Setelah menyapu lawan di ONE Championship, penguasa divisi lightweight Christian "The Warrior" Lee ingin menghadapi petarung terbaik dari UFC.

Hal itu ia ungkapkan dalam Video Blog (Vlog) terbaru ONE yang diunggah di media sosial. Christian saat ini telah mengalahkan empat dari lima petarung peringkat teratas di divisinya.

video youtube embed

Di laga puncak ONE: REVOLUTION pada Jumat, 24 September besok, ia akan menjalani laga pertahanan gelar melawan Ok Rae Yoon, petarung Korea Selatan yang menjadi satu-satunya rival di daftar eselon teratas yang belum ia hadapi.

Meski mengaku fokusnya saat ini adalah untuk menumbangkan Ok demi membuktikan status sebagai petarung divisi lightweight terbaik di dunia, Christian sudah menatap laga lain.

"Jika saya bisa menghadapi siapapun di dunia saat ini, saya ingin bertarung melawan petarung lightweight terbaik kedua di dunia. Charles Oliveira adalah [atlet] lightweight nomor satu di UFC, Dustin Poirier ada di sana juga. Jadi siapapun yang ada di peringkat kedua, saya ingin bertarung dengan mereka," ujarnya.

instagram embed

Klaim Christian sebagai petarung divisi lightweight terbaik di dunia bukan hanya sesumbar belaka. Ia telah mengalahkan nama-nama tenar dalam MMA meski kini ia baru menginjak usia 23 tahun.

Pertama, ia memenangi turnamen ONE Lightweight Grand Prix pada Oktober 2019 lalu di Tokyo, Jepang, usai mengalahkan Saygid "Dagi" Guseyn Arslanaliev lewat persiapan minim.

Ia terbang ke Jepang beberapa hari sebelum laga untuk menggantikan Eddie "The Underground King" Alvarez karena cedera.

Setelah itu, ia merebut sabuk emas dari genggaman Shinya "Tobikan Judan" Aoki, seorang legenda MMA dengan pengalaman lebih dari 40 laga.

Posisinya sebagai penguasa semakin solid saat mengalahkan Iuri Lapicus dan Timofey Nastyukhin pada ronde pertama dalam laga pertahanan gelar.

Empat lawan tersebut menempati peringkat lima besar di ONE. Dan jika berhasil mengalahkan Ok, maka masuk akal jika ia ingin menghadapi pemilik sabuk di UFC.

Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE Championship akan menggelar ONE: REVOLUTION pada Jumat, 24 September. Ajang ini akan menghadirkan tiga perebutan gelar Juara Dunia dan dapat disaksikan live lewat Youtube, Vidio, Kaskus TV, dan Maxstream mulai pukul 17:30 WIB.

Selain itu, ajang ini juga disiarkan SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

kumparan post embed