Dari Kang Ji Won, Kita Belajar Tentang Menjadi Underdog

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama Kang Ji Won mungkin belum banyak dikenal oleh penggemar MMA. Namun, pria Korea Selatan langsung menghentak dalam dua laga perdananya di ONE Championship.
Ia memang belum lama terjun ke dunia seni bela diri, tetapi ombak yang ia ciptakan membuat banyak orang menoleh ke arah sang atlet kelas berat ini.
Dalam kurun waktu tiga tahun, pria yang dijuluki “Mighty Warrior” ini belum mengenal kekalahan, dan memenangi lima pertandingan profesionalnya dengan KO/TKO.
Ditambah lagi, sang pria asal Geoje, Korea Selatan ini belum pernah berlaga lebih dari satu ronde. Artinya, ia selalu berhasil memenangi laga pada ronde pembuka.
Hal ini memberikan gambaran tentang kekuatan dari sang atlet kelas bera ini.
Mungkin, perilaku pendiam dan raut muka yang tenang menjadikannya seorang atlet underdog dalam dua laganya di ONE Championship. Kedua lawannya terlihat garang dan mempunyai gaya main yang aggresif. Terlihat saat bertemu Mehdi Barghi dalam laga perdananya di ONE: UNBREAKABLE III, sang lawan langsung menarik wakil Wang Ho MMA ini ke kanvas dan mencoba mengakhiri pertandingan dengan cepat.
Namun “The Mighty Warrior” dengan tenang menetralisir upaya sang lawan dan membalas ground fighting Juara Gulat Iran itu dengan teknik sweep.
Saat Kang meraih punggung sang lawan, tangannya yang berat langsung mendarat ke muka Barghi hingga wasit mengakhiri pertandingan di ronde pertama.
Meskipun secara jenjang karier bisa dibilang pendatang baru, atlet berusia 25 tahun ini menunjukkan sifat dewasa saat ia bertanding. Sesuai game plan, ia tetap tenang walaupun dalam posisi terpojok, sambil mencari kesempatan untuk mengakhiri pertandingan secara spektakuler.
Ini ditunjukkannya saat melawan Amir Aliakbari, salah satu atlet terbaik dari Iran dengan rekor dua kali lebih ciamik darinya.
Dalam pertandingan utama ONE: FISTS OF FURY II, Aliakbari menunjukkan agresivitasnya dengan mendesak sang lawan sampai ke dinding Circle beberapa saat sejak laga dimuali.
Mungkin, sang wakil AAA Team ini ingin mengakhiri pertandingan dengan cepat dan sedikit percaya diri. Faktanya, mata Kang kena bogem mentah hingga lebam.
Namun, “The Mighty Warrior” memperlihatkan kemampuan dalam bertahan dan lewat counter yang cantik, ia merobohkan dan menggelincirkan hype yang ada pada lawannya.
“The Mighty Warrior” sekarang mempunyai momentum di belakang namanya. Terlebih, ia mempunyai waktu untuk mempertajam kemampuannya dalam divisi yang diisi oleh pemilik tangan besidi ONE Championship.
Tidak akan mengejutkan jika Kang akan menantang pemilik sabuk Juara Dunia ONE Heabyweight saat ini, Brandon "The Truth" Vera, dalam waktu dekat.
Cara Menyaksikan ONE On TNT I
Selanjutnya, ONE on TNT I akan tayang pada waktu prime time Amerika Serikat pada Rabu, 7 April waktu setempat, atau Kamis, 8 April waktu Indonesia.
Ajang yang menampilkan laga perebutan gelar Juara Dunia ONE Flyweight ini dapat disaksikan live lewat ONE Super App, Vidio, Kaskus TV dan MAXStream. Selain itu, SCTV akan menayangkanya pada Jumat, 9 April, mulai pukul 23:30 WIB.
