Konten dari Pengguna

Hari Ini 5 Tahun Silam: Adrian Mattheis Kalahkan Dua Lawan dalam Satu Malam

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adrian "Papua Badboy" Mattheis (kanan) menyerang Roso Nugroho lewat pukulan dalam laga MMA di Istora Senayan Jakarta pada 26 Agustus 2016. Foto: ONE Championship.
zoom-in-whitePerbesar
Adrian "Papua Badboy" Mattheis (kanan) menyerang Roso Nugroho lewat pukulan dalam laga MMA di Istora Senayan Jakarta pada 26 Agustus 2016. Foto: ONE Championship.

Kisah perjalanan Adrian “Papua Badboy” Mattheis di panggung global dimulai hari ini lima tahun silam saat ia menjadi Juara Turnamen ONE Strawweight Indonesia.

Dalam ajang ONE: TITLES AND TITANS, pria kelahiran Maluku Utara tersebut menjalani debut sempurna pada 26 Agustus 2016 usai mengalahkan dua lawan dalam satu malam.

Saat itu, Istora Senayan Jakarta menjadi saksi bisu lahirnya salah satu seniman MMA terbaik dari Tanah Air.

“Itu saya lawan Rustam Hutajulu sama Roso Nugroho. Dalam satu malam saya pukul dua orang, kakak. Saya menang KO sama TKO,” ujar pria yang besar di Sorong, Papua Barat, tersebut tentang laga debutnya.

Turnamen itu dibagi kedalam dua babak. Rustam jadi lawan pertama Adrian, sementara Roso merupakan lawan di partai puncak.

Malam itu, Adrian memperkenalkan diri pada dunia lewat rentetan pukulan keras yang membuat dua lawannya tersungkur di ronde pertama.

video youtube embed

Laga melawan Rustam selesai hanya dalam 22 detik, dan pencapaian ciamik Adrian berlanjut malam itu. Laga kontra Roso selesai pada menit 1:34 ronde awal. Dua kemenangan gemilang itu mengantarkan Adrian pada status sebagai Juara Turnamen ONE Strawweight Indonesia.

Mengingat kembali momen itu, Adrian menyebutnya sebagai malam pembuktian.

“Yang saya rasakan, itu jadi pembuktian dari saya buat orang-orang yang anggap remeh. Saya buktikan malam itu. Muncul saya di RCTI waktu itu,” ujar Adrian dalam logat ketimuran yang khas.

video youtube embed

Selain bersejarah karena menandai debutnya di ONE Championship, malam itu juga terasa lebih istimewa bagi Adrian karena bertepatan dengan dua hal spesial lainnya.

“Momen spesial itu. Ketika bertarung, malam itu bertepatan juga dengan kakak-kakak saya di STP [Sekolah Tinggi Perikanan] wisuda. Terus bertepatan juga dengan angkatan saya ulang tahun. Jadi itu memang betul spesial sekali. Tak terlupakan, kakak,” kenangnya.

“Saya ingin mengulang juga, kakak. Saya juga berdoa seperti itu.”

Hingga saat ini, Adrian mengaku masih aktif berlatih di tengah keterbatasan akibat pandemi. Seandainya mendapat panggilan, Adrian memastikan siap untuk kembali berlaga.

“Saya sibuk latihan di rumah saja kakak, ikut imbauan Pemerintah. Sesekali latihan di sasana. Yang penting kasih slow tempo,” pungkasnya.

Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE Championship akan menayangkan ONE: BATTLEGROUND III pada Jumat, 27 Agustus.

Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Maxstream, Vidio, dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB. Selain itu, SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

kumparan post embed