Jawab Tantangan De Ridder, Bhullar: Saya Akan Hancurkan Dia Dengan Gada!

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah menjadi Juara Dunia ONE Heavyweight baru, Arjan "Singh" Bhullar langsung mendapat tantangan dari Reinier de Ridder – Juara Dunia dua divisi yang mengincar sabuk ketiga.
Usai merebut sabuk dari Brandon "The Truth" Vera di ONE: DANGAL pertengahan bulan ini, tantangan mulai bermunculan bagi atlet asal India tersebut.
Salah satu yang paling lantang bersuara adalah Reinier "The Dutch Knight" de Ridder, Juara Dunia ONE Middleweight dan ONE Light Heavyweight.
Pasca mencuri dua sabuk emas dari Aung La "The Burmese Python" N Sang, bintang MMA dari Belanda itu berkeinginan untuk menambah koleksi sabuknya.
Dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post, Bhullar mejawab tantangan dari atlet Belanda tersebut dengan sebuah catatan.
"Hal itu bisa terjadi apabila [De Ridder] dan saya berhasil mempertahankan sabuk beberapa waktu ke depan. Saya ada di sini dan tak pergi ke mana-mana. Apabila kamu masih berdiri setelah beberapa laga perebutan gelar dan begitu juga saya, kita dapat melakukannya," jawab Bhullar.
Namun, Bhullar mengingatkan De Ridder bahwa ia bukanlah Vera atau Aung La.
"Sebelumnya ia menantang Vera, dan saya bukan Brandon Vera. Saya juga bukan Aung La N Sang. Pria itu belum mengalahkan siapa-siapa. Pastinya dia tak akan begitu saja bertemu denganku di atas circle, jadi tak perlu pusing," ujarnya.
Bhullar juga menyinggung gaya permainan De Ridder yang selalu berfokus pada takedown dan grappling khas atlet BJJ. Ia menyebut hal itu tak akan mempan baginya.
"Saya akan mengalahkannya dan rekan setimnya [Gegard] Mousasi dan siapa pun yang berlatih dengannya. Saya dari AKA [Akademi Kickboxing Amerika]. Kami tidak berlari, tak juga bersembunyi. Kami ada di sini," tegasnya.
Bintang India-Kanada ini juga memberi contoh lain lewat sesama kontender heavyweight Amir "Iron Sheikh" Aliakbari, yang sebelumnya kerap melemparkan tantangan pada pemegang sabuk.
"Jangan harap kamu bisa mendapat kesempatan untuk seenaknya bicara seperti Amir [Aliakbari], dan saya juga akan bicara hal yang sama. Kembalilah latihan, ia memiliki sejumlah tantangan besar di depannya sebelum bisa melakukan hal lain seperti laga perebutan gelar," sebut Bhullar.
Terakhir, Bhullar juga menjawab ledekan De Ridder yang ingin mencuri gada kesayangannya. Untuk "Singh," gada itu menjadi simbol dari sang Dewa Monyet Hanoman yang identik dengan bela diri gulat India.
"Saya berjalan bersama gada dari Hanoman sang Dewa Gulat. Saya akan menghancurkan kepalanya dengan itu, dan tentunya dia tak akan bisa membawa gada itu dariku dalam waktu dekat," tutupnya.
Cara Menyaksikan ONE: FULL BLAST II
Selanjutnya, ONE: FULL BLAST II akan tayang pada Jumat, 11 Juni, mulai pukul 19:30 WIB. Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Kaskus TV, Vidio, MAXStream dan juga stasiun televisi nasional SCTV.
