Membedah Peta Persaingan Divisi Heavyweight ONE Championship yang Kian Meruncing

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Persaingan di divisi heavyweight ONE Championship (102,2 - 120,2 kilogram) semakin meruncing dengan kedatangan raksasa-raksasa baru berkelas dunia.
Sejak tahun lalu, beberapa bintang MMA kelas berat datang menghiasi persaingan demi tujuan yang sama – melengserkan Brandon "The Truth" Vera dari singgasana yang telah ia kuasai selama beberapa tahun terakhir.
Sebelum pandemi, Vera telah dijadwalkan untuk mempertahankan gelar menghadapi "The Singh" Arjan Bhullar, pendatang baru asal India yang meraih tempat sebagai penantang utama usai menang dalam laga debutnya.
Dan pada akhir pekan lalu, tiga pendatang baru – Kang Ji Won, Amir Aliakbari, Anatoly Malykhin, unjuk kemampuan dalam ajang ONE: FISTS OF FURY II.
Berikut adalah empat atlet heavyweight dengan kekuatan masif yang bisa mengguncang divisi terberat di "The Home Of Martial Arts" tersebut.
“The Mighty Warrior” Kang Ji Won
Underdog asal Korea Selatan ini telah membuat sebuah statement besar dengan mengalahkan dua raksasa asal Iran.
“The Mighty Warrior” menunjukkan kesabaran dan juga semangat juang tinggi dalam laga perdananya saat mengalahkan Mehdi Barghi.
Setelah mempertahankan diri dari serangan pegulat dari Iran tersebut, ia berhasil melepaskan diri dari belitan lawan dan menghentikan rivalnya lewat ground and pound.
Kang melanjutkan dominasinya atas atlet dari negeri Persia di ONE: FISTS OF FURY II. Meski matanya terluka saat menerima bogem mentah dari Aliakbari, ia mampu membalas dengan sebuah tinju kiri yang merobohkan sang raksasa favorit.
Dua kemenangan ini membuktikan jika ia layak ada dalam eselon teratas di divisinya.
"Reug Reug" Oumar Kane
Juara gulat dari Senegal ini memberi dampak besar ketika melakoni debut di ONE dalam ajang ONE: UNBREAKABLE II. Menghadapi striker veteran Alain “The Panther” Ngalani, ia mengakhiri laga lewat kemenangan pada detik-detik akhir ronde pertama.
Lewat kemampuan gulatnya, “Reug-Reug” mampu menetralisir striking dari sang lawan.
Dan dengan dukungan yang kuat dari Senegal serta Afrika umumnya, pesona bintangnya dipercaya akan terus bersinar dalam waktu yang lama.
Anatoly "Spartak" Malykhin
Gladiator dari Rusia ini membuktikan jika ketangguhannya bukanlah buah bibir belaka saat mengalahkan Alexandre “Bebezao” Machado dalam laga debutnya.
Malykhin tidak membuang waktu. Setelah bel pertama berbunyi, ia mendorong sang lawan hingga ke ujung Circle dengan kombinasi strikingnya.
Sang grappler dari Brazil itu mencoba melucuti dominasi “Spartak” dengan takedown. Namun, Malykhin membalas dengan mengikat lawan dalam posisi crucifix yang memudahkannya menyelesaikan pertandingan dengan TKO.
Sang atlet berkemampuan lengkap asal Kemerovo ini memberikan sebuah pernyataan dalam laganya, bahwa ia adalah salah satu ancaman baru dalam divisi heavyweight.
Mauro "The Hammer" Cerilli
Atlet yang satu ini tidak perlu diperkenalkan kembali. Meski ia adalah muka lama di ONE, kemenangan terakhirnya seolah memberi pesan bahwa ia merupakan sosok segar yang wajib diperhitungkan.
Ia telah lama bertualang di divisi heavyweight dan pernah menantang Vera demi perebutan gelar.
Atlet Italia ini menunjukkan dirinya belum habis usai mengalahkan Abdulbasir “The Dagestan Machine” Vagabov di ONE: UNBREAKABLE II.
Pendatang Baru Lain
Selain nama-nama di atas, ada beberapa wajah baru lainnya yang siap memberi dampak besar bagi persaingan di heavyweight, seperti Vitor “The Phenom” Belfort, Marcus “Buchecha” Almeida, dan Tom De Blass.
Belfort, misalnya, adalah seorang legenda di UFC. Ia memulai kariernya dengan memenangi turnamen berskala dunia pada usia 19 tahun.
Sementara Almeida dan De Blass merupakan veteran dan legenda dalam Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ). Kehadiran mereka tentu akan menambah persaingan.
Selain itu, Aliakbari pun tetap layak diperhitungkan. Meski kalah dalam laga debutnya, ia merupakan Juara Dunia Gulat Grego-Romawi dengan rekor ciamik.
Cara Menyaksikan ONE: FISTS OF FURY III
ONE: FISTS OF FURY III akan tayang pada Jumat, 19 Maret. Ajang yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium ini menampilkan atlet Indonesia Aziz "The Krauser" Calim, dan bisa disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, MAXStream, serta Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB.
Selain itu, ajang ini juga dapat disaksikan di SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
