Konten dari Pengguna

Mengapa Pola Tidur Sehat Tetap Wajib Meski Bekerja dari Rumah

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Pola Tidur Sehat Tetap Wajib Meski Bekerja dari Rumah
zoom-in-whitePerbesar

Bicara soal atlet seni bela diri ONE Championship tak terlepas dari waktu di belakang layar yang dihabiskan untuk berlatih di sasana. Bukan rahasia, durasi latihan menjadi salah satu faktor penentu dalam pertandingan di atas arena.

Namun yang tak kalah penting dan seringkali luput dari perhatian adalah kebiasaan istirahat seorang atlet, baik sehari-hari maupun usai pertandingan.

instagram embed

Hal yang sama berlaku bagi siapapun, entah itu atlet profesional maupun non atlet. Pola tidur yang cukup sangat berpengaruh terhadap kesehatan.

Tidur yang cukup bisa meningkatkan sistem imunitas dan proses metabolisme tubuh, memberi energi tambahan dan akhirnya meningkatkan produktivitas.

Meski kini kebanyakan orang tengah bekerja dari rumah, yang mungkin tidak diwajibkan untuk bangun pagi, tidur selama delapan jam dalam sehari tetaplah penting.

Jika tidak, memorsir tenaga bisa berujung pada stres fisik dan mental. Ketika stres berlebih, sistem dalam tubuh akan kesulitan menanganinya, sehingga dapat menyebabkan cedera seperti robeknya otot dan rasa sakit pada pergelangan.

Perlunya istirahat bagi atlet juga diamini oleh atlet veteran divisi featherweight ONE Championship, Victorio "Indra" Senduk. Menekuni seni bela diri karate sejak umur 14 tahun, atlet asal Manado ini mengakui pentingnya istirahat.

Terlebih, selain aktif sebagai atlet seni bela diri campuran, Victorio juga kerap menjadi pelatih dari para bibit muda di Bandung. Menurutnya, tidur selama minimal delapan jam sehari itu tak bisa ditawar.

"Saya sudah latihan sama sejumlah pelatih. Misalnya latihan pagi dan sore ringan, gak perlu istirahat. Kalau latihan berat, perlu juga tidur satu jam pas siang," ujar Victorio.

"Kalau otot itu kan harus diajak istirahat. Ibaratnya mobil sebelum dipakai, dipanasin dulu buat flexibility."

embed from external kumparan

Senada dengan seniornya di pentas global, Andreas "Yahyaz" Satyawan juga menjaga pola istirahatnya sebagai atlet seni bela diri campuran. Masih aktif bekerja di luar kesibukannya berlatih, atlet asal Salatiga ini menekankan perlunya istirahat cukup di tengah waktu yang terbatas.

"Untuk pola istirahat normal seperti biasa, 8 jam sehari. Satu jam tidur siang, 7 jam untuk malam. Agar latihan dan kerja tetap fit dan seimbang," ujarnya.

instagram embed

Sehari-harinya, "Yahyaz" kerap membagi waktunya antara pekerjaan reguler serta kesibukannya berlatih di sasana Aji Yudhistira Semarang yang berjarak dua jam perjalanan dari rumahnya.

"Saya mengatur sendiri waktu istirahat saya. Yang penting waktu latihan harus fit, karena jarak yang memisahkan kita 50km. Tapi kerjaan saya juga pelatih Muaythai jadi paham, tetap jaga stamina sendiri," ujar "Yahyaz."

embed from external kumparan