Konten dari Pengguna

Mengenal Teknik Sprawl dalam Olahraga Kombat

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Eko Roni Saputra saat diperkenalkan pada publik di Jakarta tahun 2019 lalu (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Eko Roni Saputra saat diperkenalkan pada publik di Jakarta tahun 2019 lalu (ONE Championship)

Dalam olahraga kombat, pertahanan terbaik adalah dengan menyerang.

Hal tersebut juga berlaku di Circle ONE Championship, yang merupakan kulminasi dari berbagai disiplin seni bela diri.

Bayangkan jika kamu hendak bertanding melawan atlet yang memiliki dasar bela diri gulat yang kental, kira-kira jenis teknik apa yang paling wajib anda persiapkan?

Kemungkinan besar, jawaban yang sama akan keluar dari mulut para seniman bela diri profesional; sprawl.

Gerakan ini mungkin terdengar familier bagi kamu yang pernah atau sedang berlatih bela diri grappling.

video youtube embed

Teknik sprawl tentunya sering digunakan oleh para grappler untuk menangkis upaya takedown lawan, baik double-leg ataupun single-leg.

Sekilas, sprawl secara sederhana bisa diartikan sebagai gerakan menghindari upaya lawan yang hendak menangkap kaki dan menjatuhkan kita.

Oleh karena itu, sprawl memungkinkan kita untuk menghindari serangan tersebut dengan menjulurkan kaki ke belakang, sehingga menyulitkan lawan untuk meraihnya.

Atlet ONE Championship divisi flyweight yang juga pernah meraih berbagai medali emas gulat di Pekan Olahraga Nasional (PON), Eko Roni Saputra, menjelaskan gerakan sprawl yang baik dan benar.

Di tengah penerapan skema social distancing seperti sekarang ini, pria yang tengah menimba ilmu bela diri di sasana Evolve MMA Singapura mengatakan bahwa gerakan ini bisa dilatih mandiri di rumah.

  • Melemparkan kedua kaki kebelakang secara lurus.

  • Pinggang ditekuk kearah atas.

  • Serta tangan dalam posisi lurus ketika menjatuhkan badan ke lantai atau ke matras.

  • Ketika melakukan ketiga rangkaian gerakan diatas, pastikan kepala harus melihat kearah langit.

“Dalam menempatkan posisi tangan, banyak orang yang melakukan gerakan yang salah. Mereka tidak menaruh tangannya dengan posisi lurus,” jelas Eko.

video youtube embed

Selain berlatih sprawl secara individual, atlet kelahiran 28 tahun silam ini juga mengungkapkan tips jitu untuk menghentikan sprawl dalam latih tanding.

  • Ketika lawan / rekan tanding anda melakukan takedown, segera lakukan sprawl.

  • Pastikan badan kita diatas kepala lawan/mitra latihan.

  • Pegang dan kendalikan dagu serta tangan dari lawan/mitra latihan anda.

“Hal paling fundamental untuk menghentikan takedown attempt dari lawan ialah pastikan setelah melakukan sprawl, anda mengendalikan dagu serta bagian tangan di area bawah ketiak dari lawan/mitra latihan anda,” tutur Eko.

“Serta juga, jangan lupa menaruh dada dengan menempel rapat diatas kepala/mitra latihan lawan. Pastikan juga tangan kita yang mengendalikan dagu serta lengan secara rapat.”

facebook video embed

Terakhir, Eko juga memberikan rekomendasi latihan fisik agar otot-otot dalam badan kita menunjang gerakan sprawl yang hendak kita lakukan. Dan tentunya gerakan ini dapat anda praktikkan di rumah.

“Kekuatan otot pinggang serta kelenturannya sangat dibutuhkan dan juga kekuatan otot tangan untuk melakukan gerakan sprawl yang solid,” urainya.

“Untuk memiliki hal tersebut, latih gerakan sprawl secara individual ditambah lakukan jump/lompat setelahnya. Biasanya gerakan ini dikenal dengan istilah sprawl jumps.”

Teknik lainnya dapat disaksikan di ONE Super App!

kumparan post embed