Konten dari Pengguna

ONE Championship: 5 Alasan Mengapa Kiprah Victoria Lee Menarik Ditunggu

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Victoria Lee (kiri) berpose bersama sang kakak Angela Lee yang merupakan Juara Dunia ONE Champioship (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Victoria Lee (kiri) berpose bersama sang kakak Angela Lee yang merupakan Juara Dunia ONE Champioship (ONE Championship)

Victoria Lee membawa kejutan besar dalam dunia seni bela diri campuran saat resmi bergabung bersama ONE Championship.

Remaja penuh talenta berusia 16 tahun ini mendapatkan pujian terbesar dari Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong, yang menyebutnya sebagai “prospek wanita terbaik di dunia saat ini.”

video youtube embed

Hal itu saja sudah cukup untuk menjadi alasan mengapa kiprahnya layak ditunggu, namun ada alasan lain mengapa menarik mengikuti perjalanan karier bintang baru ini.

#1 DNA Juara Dunia Seni Bela Diri

instagram embed

Kakak-kakak dari Victoria telah menetapkan standar yang tinggi dalam bela diri campuran, karena “Unstoppable” Angela Lee dan Christian “The Warrior” Lee adalah Juara Dunia ONE.

Pada bulan Mei 2016, Angela menjadi Juara Dunia Bela Diri Campuran termuda di dunia dengan merebut gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight perdana di ajang ONE: ASCENT TO POWER. Lalu, pada bulan Mei 2019, Christian mencetak pencapaiannya sendiri di ajang ONE: ENTER THE DRAGON dengan merebut gelar Kejuaraan Dunia ONE Lightweight.

Kesuksesan itu hanya berarti bahwa Victoria akan memiliki standar yang sangat tinggi saat ia menjalani debutnya, namun atlet muda berbakat ini jelas berada di jalur yang tepat.

Kapan pun debut itu berlangsung, penggemar akan mengetahui apakah anak terkecil dari Lee bersaudara ini siap meneruskan sejarah keluarganya dan melangkah maju menuju perebutan gelar Juara Dunia ONE.

#2 Teknik Brazilian Jiu-Jitsu Ciamik

instagram embed

Banyak atlet yang menjalani karier mereka tanpa meraih memenangkan medali, dan itu merupakan hal yang wajar. Namun, Victoria Lee telah meraih kesuksesan luar biasa dengan 15 kali menjadi Juara NAGA Expert.

Kemampuan ground-nya itu hanya akan berkembang sejalan dengan waktu saat ia berlatih bersama kakak iparnya, Bruno “Puccibull” Pucci, yang dua kali menjadi Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu No-Gi.

Untuk mengatakan bahwa Lee adalah sebuah kekuatan yang dapat diperhitungkan di atas kanvas mungkin adalah sebuah pernyataan yang meremehkan. Remaja ini masih bertumbuh dan mempelajari semuanya. Jika ia menjadi kekuatan besar saat ini, ia mungkin akan segera menjadi tak terhentikan, seperti kakak tertuanya.

#3 Teknik Gulat Dominan

video youtube embed

Pada tahun keduanya di 2020, Lee berada di jajaran puncak dalam berbagai Kejuaraan Hawaii High School Athletic Association (HHSAA). Ia membuktikan bahwa posisi itu layak bagi dirinya dengan penampilan sensasional saat ia merebut gelar tingkat negara bagian.

Faktanya, Lee hanya membutuhkan kurang dari dua menit untuk menaklukkan lawannya.

Seperti terlihat dalam video di atas, Lee menjatuhkan lawannya ke atas kanvas dengan teknik leg trip dari sisi luar yang indah dan segera berusaha meraih kuncian. Ia lalu mengisolasi tangan kanan lawannya dan mengaplikasikan tekanan yang sangat besar dari atas untuk meraih kemenangan.

Itu adalah sebuah pertunjukkan dari teknik yang superior, yang membawa Lee mengamankan gelarnya tanpa berkeringat.

#4 Pengalaman Internasional

instagram embed

Kebanyakan atlet berusia 16 tahun hanya berkompetisi secara lokal dan regional, tetapi Lee telah berkelana ke seluruh dunia dan berkompetisi dalam skena internasional, termasuk dua kali menjadi Juara Dunia Pankration Junior.

Ia juga berlaga di Roma, Italia, dimana ia merebut medali emas dalam divisi 57 kilogram di Kejuaraan Dunia IMMAF Youth 2019.

Pengalaman tersebut akan terbukti berharga saat remaja fenomenal ini akhirnya menjejakkan kaki di “The Home Of Martial Arts,” karena Lee telah menunjukkan dirinya dapat merebut gelar Kejuaraan Dunia di luar zona nyamannya.

#5 Lahir Dari Keluarga Seni Bela Diri

instagram embed

Kemampuan individu milik Lee sangat luar biasa jika kita mengingat usianya, dimana ia telah membuktikan hal tersebut sepanjang kariernya. Dan yang lebih impresif lagi, ia telah menjadi seorang ahli dalam memadukan seluruh kemampuan tersebut dalam disiplin bela diri campuran.

Banyak petarung yang telah gagal memadukan kemampuan individual dari striking dan grappling, namun Lee telah menghabiskan bertahun-tahun menajamkan seluk-beluk untuk menjadi seorang seniman bela diri berkemampuan lengkap. Sederhananya, ia sangat alami.

Dikelilingi para Juara Dunia di United MMA, Lee berada jauh di depan dan mencapai banyak hal di luar usianya yang masih remaja. Inilah takdirnya, dan sesegera mungkin, ia akan menunjukkan kehebatannya.

ONE Championship akan menghelat ONE: REIGN OF DYNASTIES pada Jumat, 9 Oktober, yang menampilkan petarung Indonesia Eko Roni Saputra menghadapi juara tinju Malaysia.

Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio. MAXStream dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB. Selain itu, SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

embed from external kumparan