Konten dari Pengguna

ONE Championship: Abro Fernandes Prediksi Laga Sam-A Melawan Josh Tonna

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gaya Abro Fernandes usai memenagi laga di ONE Championship (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Gaya Abro Fernandes usai memenagi laga di ONE Championship (ONE Championship)

Saat ONE Championship menghelat ONE: REIGN OF DYNASTIES pada 9 Oktober mendatang, banyak mata tertuju pada laga puncak malam itu.

Perebutan sabuk Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai menjadi tajuk utama, dengan menghadirkan sang juara bertahan Sam-A Gaiyanghadao menghadapi penantang asal Australia Josh "Timebomb" Tonna.

video youtube embed

Laga perebutan sabuk juara selalu istimewa, dan hal ini pula yang mendasari mengapa petarung Indonesia-Timor Leste Abro "The Black Komodo" Fernandes antusias menantikan laga tersebut.

"Mereka berdua itu sudah berkepala tiga , jadi sudah realtif senior [dalam dunia bela diri]. Jadi keduanya sudah paham dalam hal bertanding," buka juara nasional seni bela diri campuran divisi bantamweight ini.

"Tapi kalau dilihat dari jam terbang, Sam-A akan unggul. Apalagi ini akan jadi pertandingan Muay Thai, karena Sam-A itu sudah paham banget. Walaupun saya lihat Tonna mempunyai stamina yang lebih baik, tapi saya masih unggulkan Sam-A."

Sam-A merupakan legenda Muay Thai asal Thailand. Petarung berusia 36 tahun tersebut telah mencetak rekor 369-47-9 sepanjang kariernya dalam Muay Thai dan Kickboxing.

Selain itu, ia memegang dua sabuk Juara Dunia di ONE Championship – ONE Strawweight Muay Thai dan ONE Strawweight Kickboxing.

Lawannya adalah penantang teratas dalam divisi strawweight Muay Thai saat ini.

facebook embed

"Saya lihat Tonna itu lebih lincah dan semangat juangnya lebih tinggi. Jadi saya kira perlawanan dia pastinya menarik untuk ditonton," lanjut Abro.

"Dan staminanya akan jauh lebih baik ketimbang saat dia bertanding di divisi bobot yang lebih berat."

Laga Muay Thai Eksplosif

Laga ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima ronde, seperti laga perebutan sabuk emas lainnya. Abro merasa laga mendatang akan berlangsung menarik setiap detiknya.

"Saya lihat Sam-A tak hanya kuat dalam clinch, tapi tendangannya juga sangat keras. Saya juga lihat tinjunya bagus, jadi bisa dikatakan lengkap sekali," tutur Abro tentang sang Juara Dunia.

"Tapi saya lihat tinju dan lutut Tonna juga bagus sekali, jadi Sam-A harus menghindari pukulan sang lawan jika ingin masuk ke jarak clinch, dan juga harus menghindari lututnya Tonna," lanjut Abro.

instagram embed

Meski mengugulkan Sam-A berkat pengalaman yang ia miliki, Abro menganggap Tonna bisa memberikan kejutan dalam laga nanti.

"Sam-A masih menang di kaki, tendangan Tonna masih kalah dari lawannya. Tapi Sam-A harus berhati-hati dengan pukulan Tonna karena tenaga dibalik tinjunya itu bisa menyebabkan KO," urai Abro.

"Saya pikir Tonna akan mencari celah untuk meninju selagi Sam-A menjaga jarak dengan kaki dan mencari celah untuk masuk clinch dan menggunakan lututnya."

"Tapi nanti dalam clinch, Tonna akan bertanding dengan lututnya juga, dan mungkin Tonna akan mengambil celah dalam jarak dekat untuk menggunakan sikutnya. Ini bakal menjadi pertandingan yang seru," pungkas Abro.

ONE: REIGN OF DYNASTIES dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, MAXStream, Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB pada Jumat, 9 Oktober.

Selain itu, SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

embed from external kumparan