Konten dari Pengguna

Raih Kemenangan Kilat di Usia 38, Thanh Le Buktikan Angka Bukan Masalah

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Juara Dunia Interim ONE Featherweight MMA, Thanh Le. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Juara Dunia Interim ONE Featherweight MMA, Thanh Le. Foto: ONE Championship

Thanh Le hanya membutuhkan waktu satu menit lebih untuk merebut gelar Juara Dunia Interim ONE Featherweight MMA saat banyak yang meragukannya karena usia yang sudah menginjak 38 tahun.

Dikenal sebagai striker berbahaya, petarung berdarah Vietnam ini menghentikan Ilya Freymanov melalui kuncian heel hook di laga utama ONE Fight Night 15 pada Oktober lalu.

instagram embed

Ia pun meraih kuncian itu dalam posisi sulit usai bertukar serangan dengan lawannya. Freymanov pun tak menduga gerakan Le di atas kanvas, dan terpaksa harus menyerah di menit 1:02 usai kaki kananya terkulai lemas tak berdaya.

Penyelesaian itu juga menegaskan nama Le sebagai finisher ulung di semua sisi. Tak hanya jago menghabisi lawan di atas kedua kaki, sang mantan penguasa divisi ONE Featherweight itu juga lihai bermain di atas kanvas.

"Saya masih suka memukul orang, tapi mengunci kaki orang juga menyenangkan. Saya menyampaikan simpati untuk Ilya. Saya harap ia segera pulih dan kembali bertarung kembali," ujar Le dalam wawancara pasca pertandingan ONE Championship.

Bicara soal laganya, Le mengaku sangat puas dengan penyelesaian kuncian yang diraihnya. Di umurnya yang sudah 38 tahun, ia mengaku masih merasa sangat prima.

"Saya berumur 38 tahun, dan berada di kondisi terbaik. Saya merasa lebih cepat, sehat, dan kuat secara mental. Itu adalah fakta, boleh percaya atau tidak," lanjutnya.

Di umurnya yang kian dewasa, Le juga semakin paham akan arti sebagai seorang seniman bela diri. Ia pun merasa beruntung karena menjalani pilihan tersebut.

"Anda bisa saja melakukan kesalahan, dan memperbaikinya. Itulah jalan seorang seniman bela diri. Hal itu lah yang saya lakukan, dan kenapa saya sangat mencintainya," pungkas Le.

Raihan itu adalah kemenangan kuncian kedua yang dicetak Le dalam karier MMA-nya, dan membawa catatan rekor profesionalnya menjadi 14-3 serta tingkat penyelesaian 100 persen miliknya.

Terlebih lagi, ia juga diganjar bonus penampilan senilai US$50.000 atau setara dengan hampir 800 juta rupiah.

Saksikan ONE Fight Night 16 lewat video di bawah ini!

video youtube embed
kumparan post embed