Ritu Phogat Sebut Stamp Ketar-Ketir Hadapi Dirinya

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah mengamankan tiket menuju Final Kejuaraan ONE Women’s Atomweight World Grand Prix, Ritu “The Indian Tigress” Phogat sesumbar jika calon lawan ketakutan.
Pegulat sensasional India ini mendominasi Jenelyn Olsim untuk meraih kemenangan mutlak dalam ajang ONE: NEXTGEN akhir Oktober lalu. Hasil itu membawanya pada puncak turnamen untuk menghadapi Stamp Fairtex.
“Saya merasa luar biasa, dan kini saya berada satu langkah mendekati tujuan saya,” kata Phogat, seraya menambahkan jika Olsim bukanlah lawan yang mudah ditaklukan.
Setelah memastikan posisinya di babak final, Phogat kembali ke sisi Circle dan menyaksikan laga semifinal lainnya antara Stamp dan Julie Mezabarba.
“Saya menyaksikan laganya dengan sangat cermat, dan saya tahu apa yang harus saya lakukan di babak final. Saya akan bekerja keras dan tak ada yang dapat menghentikan saya merebut sabuk itu ke pundak saya,” kata Phogat.
Stamp – mantan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Kickboxing dan Muay Thai – memiliki kemampuan striking elite yang berada di level berbeda jika dibandingkan lawan Phogat sebelumnya dalam MMA.
Namun, Phogat tak gentar dan meyakini jika atlet Thailand itu yang justru merasa terintimidasi oleh kemampuan grappling kelas dunia miliknya.
“Saya kira Stamp kini takut akan saya karena ia melihat kemampuan gulat saya yang luar biasa,” tegas Phogat.
“Ia tak akan meremehkan saya berkat apa yang [sudah] dilihatnya. Saya akan jauh lebih berbahaya, dan saya akan menerjang lawan saya dalam laga berikutnya.”
Perjalanan Phogat menuju babak final Grand Prix ini memang sangat spektakuler, termasuk saat mengalahkan Meng Bo di babak perempatfinal. Meski sempat sempoyongan usai kena pukul di ronde pertama, Ia mampu bangkit dan tampil dominan di dua ronde selanjutnya.
“The Indian Tigress” bertekad menunjukkan bahwa ialah talenta plaing berbakat di divisinya dan layak mendapatkan perebutan gelar Juara Dunia melawan sang penguasa, “Unstoppable” Angela Lee.
“Itu jelas akan menjadi sangat menantang bagi saya, namun saya akan siap,” tambah Phogat.
“Saya siap untuk laga ini. Saya akan membuktikan bahwa saya layak berada di sini, dan sayalah yang terbaik dalam divisi atomweight. Saya akan melakukan apa pun itu untuk mengalahkan Stamp.”
Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!
ONE Championship akan menggelar ONE: NEXTGEN II pada Jumat, 12 November. Ajang ini dapat disaksikan live lewat Youtube, Vidio, Kaskus TV, dan Maxstream mulai pukul 19:30 WIB.
Selain itu, ajang ini juga disiarkan SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
