Konten dari Pengguna

Usai Jadi Juara 2 Divisi, Reinier de Ridder Incar Sabuk ONE Championship Ketiga

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reinier de Ridder menyandang sabuk Juara Dunia ONE Middleweight dan ONE Light Heavyweight usai mengalahkan Aung La N Sang pada 29 April di ONE on TNT IV. Photo: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Reinier de Ridder menyandang sabuk Juara Dunia ONE Middleweight dan ONE Light Heavyweight usai mengalahkan Aung La N Sang pada 29 April di ONE on TNT IV. Photo: ONE Championship

"ONE on TNT IV" resmi menutup rangkaian gelaran eksplosif yang dihelat di waktu prime time Amerika.

Highlight utama adalah kemenangan dari sang superstar Belanda Reinier "The Dutch Knight" De Ridder yang meraih kemenangan atas Aung La N Sang.

Hasil ini menasbihkannya sebagai Juara Dunia dua divisi baru. Yang unik, pada Oktober silam, ia lebih dulu meraih sabuk ONE Middleweight dari lawan yang sama.

Selain itu, sejumlah pendatang baru di Home of Martial Arts juga berhasil mencuri perhatian lewat kemenangan eksplosif, tak lupa juga sejumlah atlet legenda yang kembali berjaya.

Hadirnya sang Juara Dunia dua divisi baru

video youtube embed

Pasca meraih sabuk Juara Dunia ONE Middleweight enam bulan lalu, "The Dutch Knight" kembali mencuri sabuk ONE Light Heavyweight dari sang pahlawan Myanmar.

Menggantikan Vitaly Bigdash seminggu jelang laga, De Ridder terbukti dapat melancarkan gameplannya dan kembali menahan Aung La lewat teknik kuncian impresif selama lima ronde penuh.

Teknik Brazilian Jiu-Jitsu yang menjadi latar belakangnya kembali dilancarkan sejak stanza pertama. Tak perlu waktu lama bagi De Ridder untuk menjatuhkan Aung La, dan menyeretnya ke dalam gameplannya.

Hanya berkaca dari kekalahan di laga sebelumnya, Aung La lebih tanggap untuk menahan De Ridder. Namun, Aung La hanya bisa bertahan tanpa melancarkan serangan balik.

Dominasi De Ridder terjadi selama lima ronde penuh, tanpa perlawanan berarti dari Aung La. Pada akhirnya ketiga wasit sepakat untuk memberi kemenangan mutlak atas De Ridder.

Dengan kedua sabuk di pinggangnya, De Ridder semakin yakin untuk mengincar sabuk ketiga di divisi heavyweight yang dipegang oleh Brandon "The Truth" Vera.

Legenda MMA Eddie Alvarez Telan Pil Pahit

video youtube embed

Di luar partai puncak, laga pendukung utama Lightweight MMA antara Eddie "The Underground King" Alvarez dengan striker agresif Ok Rae Yoon juga berlangsung sengit.

Hanya saja, nasib buruk masih menyertai Alvarez yang kembali menelan kekalahan usai momen diskualifikasi dalam laga terakhirnya. Namun, Alvarez menampilkan perjuangan yang jauh lebih baik kali ini.

Di stanza awal, Alvarez langsung melakukan agresi lewat upaya single leg takedown. Hanya saja, Yoon berhasil menangkalnya lewat pertahanan yang baik. Tak lama, keduanya terlibat dalam pertukaran pukulan.

Di momen keras itu, sebuah pukulan kanan keras Yoon berhasil mendarat mulus ke rahang sang legenda Amerika sekaligus menjatuhkannya. Momen itu tak disia-siakan oleh Yoon untuk melancarkan hujan pukulan, tapi Alvarez masih bertahan dan kembali memberikan perlawanan hingga bel penutup berbunyi.

Gameplan yang sama kembali dilakukan "The Underground King" di stanza kedua. Bedanya, Alvarez berhasil memasukkan sejumlah poin lewat pukulan dan tendangan ke arah kepala.

Di stanza penutup, laga kembali berjalan keras. Menghadapi Alvarez yang mulai kepayahan, Yoon kembali memasukkan sejumlah serangan lewat dengkul, pukulan dan tendangan hingga bel penutup yang berbuah kemenangan mutlak untuk dirinya.

Terhentinya Dominasi Reug-reug

video youtube embed

Semenjak tampil dalam debutnya melawan veteran Alain "The Panther" Ngalani, Oumar "Reug-reug" Kane terus melaju tak terkalahkan. Namun, trend kemenangan itu usai di tangan debutan asal Belarusia Kirill Grishenko.

Sejak stanza awal, Grishenko memang tampil lebih dominan. Memanfaatkan postur badannya yang lebih tinggi, sang titan berhasil memaksa Kane untuk bertahan di pinggir dinding.

Dalam laga gulat, postur dan kemampuan Grishenko juga dapat menahan upaya takedown dari sang superstar Senegal. Di stanza kedua, Grishenko juga kembali tampil dominan.

Puncaknya adalah ketika terjadi pertukaran pukulan di detik akhir stanza kedua, di mana Grishenko berhasil memasukkan pukulan kanan ke rahang Kane yang menjatuhkannya setelah bel penutup berbunyi.

Atas aksinya, ketiga juri sepakat untuk memberi kemenangan TKO untuk Grishenko di menit 5:00 - sekaligus memberi kekalahan pertama untuk Kane.

Akhir dari trilogi Folayang Vs Aoki

instagram embed

Kemudian di laga ketiga ada konklusi dari trilogi Eduard "Landslide" Folayang dengan Shinya "Tobikan Judan" Aoki. Dalam dua laga terdahulu, masing-masing berhasil meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.

Namun, "Tobikan Judan" terbaik menjadi yang terbaik usai mengalahkan Folayang via teknik kuncian lengan impresif di menit 4:20 ronde pertama.

Berawal dari sebuah tendangan tinggi, Aoki berhasil membawa Folayan ke atas kanvas. Kemudian, sang legenda Jepang menggembosi perwakilan Team Lakay itu dengan sikutnya sambil mencari celah untuk penyelesaian.

Di tangan Aoki, tak butuh waktu lama bagi Folayang untuk melakukan tap-out pasca terkunci. Sekali lagi Aoki membuktikan superioritasnya usai mencetak tiga kemenangan beruntun sebelumnya.

Jackie Buntan Tak Terhentikan

video youtube embed

Usai menampilkan debut impresif melawan Wondergirl Fairtex, superstar muay thai Amerika Jackie Buntan kembali menang atas Juara Muay Thai Belarusia Ekaterina "Barbie" Vandaryeva.

Melawan mantan lawan dari rekan setimnya Janet "JT" Todd, Buntan sempat mengalami kesulitan di stanza awal untuk memasukkan serangan. Postur Vandaryeva membuat Buntan harus berpikir keras.

Melawan "Barbie" yang memanfaatkan jarak, kombinasi pukulan dan tendangan Buntan berhasil mencetak poin di stanza pembuka. Di stanza kedua, Buntan tampak telah terbiasa menghadapi agresi Vandaryeva yang berpostur jangkung.

Puncaknya jatuh di ronde final, di mana Buntan mulai tancap gas dan memasukkan pukulan kanan keras miliknya ke Vandaryeva - dilanjutkan dengan kombinasi pukulan tinjunya.

Pada akhirnya, laga harus usai setelah bunyi bel. Atas penampilan impresifnya, ketiga juri sepakat memberi kemenangan mutlak bagi sang atlet berdarah Filipina-Amerika itu.

Kuncian Sensasional Colbey Northcutt Hiasi Laga Pembuka

video youtube embed

Laga pembuka menampilkan sang superstar karate Amerika Serikat Colbey Northcutt. Kali ini, ia mendapat lawan seorang grappler Australia Courtney "No Mercy" Martin yang adalah seorang debutan berbahaya.

Menghadapi seorang grappler, Northcutt terbukti tak gentar dan tetap bermain eksplosif. Walau Martin bermain lebih agresif di awal, Northcutt berhasil melakukan agreasi dari posisi sulit di atas kanvas dan balik menyerang.

Menggunakan kedua kakinya, Northcutt berhasil memiting leher Martin yang berusaha keras untuk lepas. Di momen itu, sang karateka bertransisi ke kuncian lengan dan mengeksekusi Martin di menit 2:28 ronde pertama.

Cara Menyaksikan ONE: DANGAL

Selanjutnya, ONE Championship akan menghelat ONE: DANGAL pada Sabtu, 15 Mei. Ajang yang berarti Gulat dalam bahasa India ini akan menampilkan empat seniman MMA asal negeri dewa.

Ajang ini dapat disaksikan lewat link berikut

video youtube embed
kumparan post embed