Usai Pukul KO Srikandi MMA Indonesia, Meng Bo Bertekad Kalahkan Atlet India

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai salah satu atlet top di ONE Championship, Meng Bo telah meraih berbagai kemenangan ciamik termasuk saat mengalahkan srikandi MMA Indonesia lewat satu pukulan.
Kini, petarung asal China tersebut ingin mengulangi hal serupa saat beralga dalam ONE Women’s Atomweight World Grand Prix dengan menghadapi Ritu “The Indian Tigress” Phogat pada Jumat, 3 September, ini.
Ritu, yang sempat tersingkir dari turnamen tapi kembali masuk usai meraih kemenangan dalam laga terakhirnya, menjadi ujian berikutnya bagi Meng Bo di ONE: EMPOWER.
Menghadapi pegulat handal dari India dalam laga MMA, perwakilan Tiger Wang Gym ini tak gentar untuk menghentikan siapa pun yang berdiri di hadapannya.
“Saya tak terlalu peduli apakah itu Ritu atau lawan yang lainnya. Saya dapat bertarung melawan siapa pun,” tegas Meng.
Perbedaan itu berakar dari tujuan utamanya untuk memenangkan ONE Women’s Atomweight World Grand Prix, merebut sabuk perak turnamen itu, serta meraih perebutan gelar melawan penguasa divisi.
“Saya berpartisipasi di dalam Grand Prix ini karena saya ingin memenangkan Kejuaraan [Grand Prix] terlebih dahulu, lalu memiliki kesempatan menantang gelar Kejuaraan Dunia sebenarnya – dan mengalahkan Angela Lee,” tegas Meng.
“Saat mengalahkan Ritu di Grand Prix, saya dapat melanjutkan perjalanan menuju kejuaraan dalam laga-laga berikutnya. Selain itu, kemenangan awal akan membuat saya lebih yakin, secara fisik dan mental.”
Tetapi itu tak berarti penantang peringkat kedua atomweight ini meremehkan laga nanti.
Meng sangat menyadari kekuatan Phogat di dalam Circle, dan ia telah bekerja keras untuk menghadapinya.
Seluruh persiapan itu tidaklah selalu mudah, karena bintang Tiongkok ini harus memadukan pemusatan latihannya bagi lawan dengan berbagai gaya berbeda. Namun pada akhirnya, usaha yang dilakukannya untuk menghadapi Phogat memang tak terbuang sia-sia.
“Perubahan lawan itu jelas menyebabkan beberapa kesulitan,” kata Meng.
“Pada awalnya, lawan saya adalah Ritu. Menurut kekuatannya, saya harus mempersiapkan pertahanan takedown. Namun, kemudian lawan saya berganti. Mereka lebih ke arah petarung stand-up, maka [saya mengubah fokus saya].”
“Lalu, Ritu kembali menjadi lawan saya. Saya berpikir, ‘Baiklah, saya telah bersiap melawannya sejak awal. Mungkin tidak terlalu jelek jika saya melanjutkan persiapan itu.'”
Dengan dua kemenangan KO dalam tiga kemenangannya bersama ONE sampai saat ini, atlet 25 tahun ini meyakini dapat menggunakan senjata kickboxing miliknya untuk menyulitkan pegulat sensasional India itu.
“Saya kira hal terpenting yang harus dipersiapkan adalah pertahanan takedown. Ia jauh lebih baik dalam kemampuan takedown daripada striking. Kemampuan gulat saya juga tak terlalu buruk, tetapi stand-up masih menjadi kekuatan saya,” katanya.
Di sisi lain, Phogat telah mengembangkan permainan striking dan nampak lebih kuat dalam area tersebut, namun warga Xi’an ini masih mengira ia berada jauh di depan sampai dapat meraih kemenangan.
Dengan itu, Meng akan mengambil tiap kesempatan yang ditawarkan padanya dan meyakini bahwa “The Indian Tigress” akan sama berbahayanya seperti di atas kanvas.
“Ritu berkata bahwa ranah ground adalah [dimana ia dapat mendominasi], namun saya kira akann baik untuk kami berdua beradu jiu-jitsu,” tegasnya.
“Namun, Ritu menambahkan bahwa ia ingin mencetak KO saya dengan serangan stand-up. Lalu saya berpikir, ‘Baik, kita juga bisa beradu dalam striking.’ Saya akan menghentikannya dengan teknik ground atau striking.”
Secara keseluruhan, bintang Tiongkok ini memilki game plan yang lengkap dan memikirkan hasil dari laganya saat ia memulai perjuangannya menuju puncak – walau ia secara terbuka mengakui bahwa tak ada yang pasti.
“Tujuan saya adalah mencetak KO, namun tak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di pertarungan sebenarnya,” tambahnya. “Itu tergantung penampilannya – saya akan mencoba sebaik mungkin untuk meraih KO.”
Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!
ONE Championship akan menayangkan ONE: EMPOWER pada Jumat, 3 September.
Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Maxstream, Vidio, dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB. Selain itu, SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
