news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner

Kelompok MIT Poso dan Persenjataannya

23 Mei 2021 16:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi: Hentika Teror. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Hentika Teror. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) saat ini dilaporkan tersisa 9 orang. Empat di antaranya berasal dari Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), empat dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan satu lainnya dari Banten.
ADVERTISEMENT
Mereka adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora, Qatar alias Farel, Abu Alim, Galuh alias Nae, Askar alias Jaid alias Pak Guru, Jaka Ramadan alias Ikrima, Rukli, Ahmad Gazali alias Ahmad alias Mat Panjang, Suhardin alias Hasan Pranata.
Saat ini kelompok MIT Poso telah terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dipimpin Ali Kalora, yang berasal dari Poso dan yang kedua dipimpin Qatar, NTB.
Kelompok Ali Kalora sendiri yaitu Rukli, Hasan Pranata dan Mat Panjang. Sementara Kelompok Qatar yakni Pak Guru, Abu Alim, Galuh dan Ikrima.
Ali Kalora (kiri) dan Qatar (kanan). Foto: Istimewa
Persenjataan MIT Poso
Berdasarkan data yang diperoleh dari Satgas Madago Raya menyebutkan bahwa Persenjataan Kelompok MIT saat ini berjumlah 1 pucuk M16 dan 2 pucuk senpi laras pendek jenis revolver dan 1 pucuk jenis FN serta sekitar 49 buah bom lontong.
ADVERTISEMENT

Profil Singkat Anggota MIT Poso

Ali Kalora
Nama Ali Ahmad alias Ali Kalora, lahir di Gowa pada 30 Mei 1981. Sebelumnya ia bekerja sebagai Petani di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso. Bergabung ke Kelompok MIT Poso pada 2012. Saat itu, bersama-sama mendiang Santoso alias Abu Wardah ia mendeklarasikan diri untuk menjadi pengikut ISIS. Kini Ali Kalora sebagai Pemimpin MIT Poso.
Qatar
Nama Muhardi alias Qatar alias Farel, asal dari Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia pernah kuliah di Universitas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima. Kemudian ia bergabung ke Kelompok JAT Bima, NTB sejak 2011.
Pada September 2012, Qatar bersama teman-temannya telah berada di wilayah Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan telah mengikuti latihan militer (tadrib asykari) bersama kelompok teroris MIT pimpinan Santoso alias Waluyo alias AbuWardah di Pegunungan Biru, Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulteng.
ADVERTISEMENT
Dalam kelompok MIT Poso, Qatar diketahui memiliki kemampuan untuk membaca peta dan menggunakan GPS.
Pak Guru
Nama Askar alias Jaid alias Hamzah alias Pak Guru, asal dari Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia bergabung ke Kelompok JAT Dompu, NTB, sejak tahun 2012.
Pada Nopember 2014, Pak Guru telah berada di Poso, Sulteng dan telah mengikuti latihan militer (tadrib asykari) bersama kelompok teroris MIT pimpinan Santoso alias Waluyo alias Abu Wardah di wilayah Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulteng.
Dalam Kelompok MIT Poso, Pak Guru diketahui sebagai ahli merakit dan meracik bom.
Galuh
Nama Hamzah H. Abidin alias Na'e alias Galuh, asal Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Lahir di Dumu, 03 April 1992. Bergabung ke Kelompok JAT Bima sejak tahun 2012.
ADVERTISEMENT
Pada Nopember 2014, Galuh telah berada di wilayah Poso, Sulteng, dan telah mengikuti latihan militer (tadrib asykari) bersama kelompok teroris MIT pimpinan Santoso alias Waluyo alias Abu Wardah di wilayah Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulteng.
Dalam Kelompok MIT Poso, Galuh diketahui memiliki kemampuan untuk membaca Peta dan menggunakan GPS.
Kelompok MIT Poso, pimpinan Santoso alias Abu Wardah. Foto: Istimewa
Abu Alim
Nama Alim alias Abu Alim, asal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bergabung ke Kelompok JAT Bima sejak 2012.
Pada Nopember 2014, Abu Alim bersama rekannya Galuh, Pak Guru, telah berada di wilayah Poso, Sulteng, dan telah mengikuti latihan militer (tadrib asykari) bersama kelompok teroris MIT pimpinan Santoso alias Waluyo alias Abu Wardah di wilayah Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulteng.
ADVERTISEMENT
Ikrima
Nama Jaka Ramadan alias Ikrima, asal dari Kelurahan Cijakan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Lahir Pandeglang, 26 Februari 1996.
Pada Desember 2018, ia bergabung ke Kelompok MIT Poso. Dan kemudian mengikuti latihan militer (tadrib asykari) bersama kelompok teroris MIT pimpinan Ali Kalora.
Rukli
Nama Rukli, asal Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Lahir di Ponggerang, 29 Februari 1999. Bergabung dengan Kelompok MIT Poso pimpinan Ali Kalora hingga saat ini.
Sebelum bergabung ke Kelompok MIT Poso, Rukli diketahui sebagai pedagang BBM eceran di Poso Kota.
Mat Panjang
Nama Ahmad Gazali alias Ahmad alias Mat Panjang, asal Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kelahiran 26 April 1994. Bergabung dengan Kelompok MIT Poso pimpinan Ali Kalora hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
Hasan Pranata
Nama Suhardin alias Farhan alias Abu Farhan alias Hasan Pranata, asal Dusun Tanah Takko, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Kelahiran 26 Februari 1985. Bergabung dengan Kelompok MIT Poso pimpinan Ali Kalora hingga saat ini.
Sebelum bergabung ke Kelompok MIT Poso, Hasan Pranata pernah ditangkap dengan tuduhan kepemilikan Senpi dan menjalani hukuman penjara dalam kasus kerusuhan Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).