Periksa Kesehatan Kucing di Layanan KucingMu: Biasanya Bayar Rp100 Ribu, Kini Gratis

Ani, warga Sewon, membawa kucing ras Himalaya bernama Milo yang mengalami pembengkakan pada bibir ke Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul, Minggu (25/10).
Melalui Cat Care Day KucingMu, ia mendapatkan pemeriksaan dan obat untuk kucingnya tanpa dipungut biaya.
Berdasarkan pemeriksaan dokter, Milo diketahui mengalami sariawan. Saat diwawancarai, Ani sedang menunggu obat untuk kucingnya tersebut.
“Kalau di luar kan untuk pemeriksaannya aja biasanya sekitar 100 kan mba, 100 rb, nah kalau disini gratis,” ujar Ani ditemui Pandangan Jogja, Minggu (25/10).
Pengunjung lainnya, Shafa, membawa kucing bernama Voxy untuk menjalani pemeriksaan dan penimbangan. Voxy juga mendapatkan suntikan vitamin serta obat kutu.
“Penilaiannya bagus banget sih kak, karena kakak-kakaknya juga sabar. Terus abis itu voxynya juga pas disuting gak kesakitan, gak nangis juga kayak gitu,” kata Shafa.
Dalam kegiatan ini, KucingMu menyediakan pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin, obat kutu, obat cacing, hingga antibiotik sesuai kebutuhan. Panitia menargetkan layanan bagi 200 ekor kucing.
Founder KucingMu, Afghan Azka Falah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari pemeriksaan kesehatan kucing yang telah diselenggarakan sejak akhir 2024.
Program ini dikembangkan melalui kolaborasi mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari bidang kesehatan manusia dan kesehatan hewan.
Menurut Afghan, pemeriksaan kucing sebelumnya telah dilakukan saat pengajian Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok, peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (UAD), serta kegiatan di Wisdom Park. Cat Care Day di Bantul menjadi kegiatan kelima yang diselenggarakan KucingMu.
Selain mengakses pemeriksaan kesehatan, pengunjung dapat mendaftarkan kucingnya sebagai anggota KucingMu melalui aplikasi berbasis web di kucingmu.online. Pemilik bisa membuat akun dan mendaftarkan lebih dari satu kucing, kemudian mengikuti verifikasi langsung untuk memastikan identitas serta ciri fisik hewan yang didaftarkan.
Afghan menyebut sekitar 270 kucing telah terdaftar melalui aplikasi tersebut. Ke depan, KucingMu berupaya memperluas layanan pemeriksaan melalui kolaborasi dengan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting, termasuk masjid yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan kucing.
Program sterilisasi kucing berbasis kampus juga telah direncanakan, tetapi belum terlaksana. Afghan mengatakan layanan KucingMu terbuka bagi masyarakat umum dari berbagai latar belakang.
“Kami juga ingin penerima manfaat dari kucingmu ini luas, tidak hanya masyarakat dari Muhammadiyah, tapi juga yg diluar Muhammadiyah, bahkan yang tidak muslim atau non muslim,” kata Afghan.
