994 Barang Tertinggal di Stasiun Daop 6 Yogya, Ada Tumbler hingga Laptop
·waktu baca 2 menit

KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 994 barang tertinggal di area stasiun dalam periode Januari hingga Oktober 2025. Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut nilai keseluruhan barang tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar.
“Dari periode Januari–Oktober 2025, ada total 994 item barang dengan total nilai Rp 1,8 miliar. Sebanyak 84 persen barang sudah diambil pemiliknya, sisanya masih proses verifikasi,” kata Feni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/11).
Barang yang paling sering tertinggal didominasi kategori barang berharga.
“Paling banyak barang berharga seperti laptop, telepon genggam, dompet, powerbank,” ujarnya.
Pandangan Jogja mengunjungi Stasiun Lempuyangan untuk melihat langsung koleksi barang tertinggal yang disimpan di etalase Lost and Found stasiun. Barang-barang ditempatkan dalam etalase khusus, masing-masing dilengkapi informasi nomor penemuan, hari dan tanggal ditemukan, serta lokasi penemuan.
Di etalase tersebut tampak tumbler, helm, tas kecil dan tas besar, kardus, pakaian, bantal, hingga berbagai perlengkapan pribadi lainnya.
Feni menegaskan bahwa barang bawaan merupakan tanggung jawab penumpang. Namun, penumpang dapat mengakses layanan Lost and Found apabila barangnya tertinggal di area stasiun.
“Masyarakat dapat menghubungi petugas stasiun atau mengakses layanan Lost & Found KAI secara langsung atau menghubungi Contact Center KAI 121 untuk proses tindak lanjut,” kata Feni.
