Kumparan Logo
Konten Media Partner

994 Barang Tertinggal di Stasiun Daop 6 Yogya, Ada Tumbler hingga Laptop

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampak aktivitas penumpang di area pintu masuk commuterline dan layanan tiket Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Jumat (28/22). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
zoom-in-whitePerbesar
Tampak aktivitas penumpang di area pintu masuk commuterline dan layanan tiket Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Jumat (28/22). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 994 barang tertinggal di area stasiun dalam periode Januari hingga Oktober 2025. Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut nilai keseluruhan barang tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar.

“Dari periode Januari–Oktober 2025, ada total 994 item barang dengan total nilai Rp 1,8 miliar. Sebanyak 84 persen barang sudah diambil pemiliknya, sisanya masih proses verifikasi,” kata Feni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/11).

Barang yang paling sering tertinggal didominasi kategori barang berharga.

Etalase atau lemari kaca tempat penyimpanan barang-barang yang tertinggal dan ditemukan (Lost and Found) di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Jumat (28/11). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

“Paling banyak barang berharga seperti laptop, telepon genggam, dompet, powerbank,” ujarnya.

Pandangan Jogja mengunjungi Stasiun Lempuyangan untuk melihat langsung koleksi barang tertinggal yang disimpan di etalase Lost and Found stasiun. Barang-barang ditempatkan dalam etalase khusus, masing-masing dilengkapi informasi nomor penemuan, hari dan tanggal ditemukan, serta lokasi penemuan.

Di etalase tersebut tampak tumbler, helm, tas kecil dan tas besar, kardus, pakaian, bantal, hingga berbagai perlengkapan pribadi lainnya.

Detail barang-barang yang tertinggal dan ditemukan di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, didominasi botol minum (tumbler) serta sebuah tas kecil yang dilengkapi dengan label informasi penemuan dari KAI, Jumat (28/11). Foto: Pandangan Jogja/Restti Damayanti

Feni menegaskan bahwa barang bawaan merupakan tanggung jawab penumpang. Namun, penumpang dapat mengakses layanan Lost and Found apabila barangnya tertinggal di area stasiun.

“Masyarakat dapat menghubungi petugas stasiun atau mengakses layanan Lost & Found KAI secara langsung atau menghubungi Contact Center KAI 121 untuk proses tindak lanjut,” kata Feni.