Alasan Juwana Creative Berulang Kali Batalkan Konser: Salah Kalkulasi Bisnis
·waktu baca 2 menit

Juwana Creative, event organizer di Yogya yang belakangan ramai diperbincangkan karena membatalkan sejumlah konser garapannya secara mendadak akhirnya buka suara dalam konferensi pers yang digelar di Yogya pada Kamis (13/7) malam.
Direktur Utama Juwana Creative, Syatia Alfarabi, mengungkapkan alasan sejumlah event yang mereka buat gagal digelar, seperti Serasa Nada #2 dan Jogja Koplo Festival #2. Menurutnya, kesalahan utama Juwana Creative adalah karena gagal dalam mengkalkulasi bisnisnya.
“Keutamaan kesalahan dari kita kenapa beberapa event kita gagal itu semata-mata kesalahan atau kegagalan dari kalkulasi bisnis kita,” kata Syatia Alfarabi, kamis (13/7) malam.
Dia juga membantah banyaknya tuduhan warganet yang mengatakan dirinya menggunakan uang dari event-event tersebut untuk foya-foya. Dia juga menegaskan jika dirinya sama sekali tak ada niat untuk menipu dengan cara membuat event konser musik bodong, sebab semua artis yang direncanakan untuk tampil di event-event Juwana Creative menurutnya sudah dibooking bahkan 90 persen sudah dilakukan pembayaran uang muka.
“Saya jujur enggak ada untuk konsumsi saya pribadi atau untuk saya foya-foya, hedon, apalagi sampai ada niat menipu, tidak ada,” ujarnya.
“Yang jelas artis-artis yang ada di poster kita sudah kita DP. Kita enggak ada semena-mena pihak artis itu belum kita DP, belum ada kesepakatan, terus kita umumkan itu enggak ada,” lanjutnya.
Kegagalan kalkulasi bisnis yang dilakukan oleh Juwana menurutnya telah mengakibatkan tidak terpenuhinya biaya yang dibutuhkan untuk menggelar konser-konser tersebut.
Terkait dengan proses refund tiket sejumlah konser yang masih tersendat, dia berjanji akan menyelesaikan secepat mungkin. Namun, dia tidak bisa menjanjikan secara pasti kapan semua uang tiket tersebut akan dikembalikan.
“Untuk Serasa Nada dan Jogja Koplo Festival kalau ada pertanyaan kapan selesainya, saya belum bisa menjawab, yang jelas saya berupaya mungkin untuk mengembalikan semuanya,” ujar Syatia Alfarabi.
