Di Sarkem Jogja Akan Ada Festival Apem Awal Maret Besok

Konten Media Partner
20 Februari 2024 18:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi papan nama Jalan Pasar Kembang (Sarkem) Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi papan nama Jalan Pasar Kembang (Sarkem) Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
ADVERTISEMENT
Sarkem Fest akan kembali diselenggarakan pada tanggal 1 dan 2 Maret 2024 mendatang dengan tema ‘Kenduri Ruwahan Apem’. Kenduri Ruwahan Apem’. Ini adalah gelaran Sarkem Fest yang keenam kali sejak diselenggarakan pertama pada 2019 silam.
ADVERTISEMENT
‘Kenduri Ruwahan Apem’ merupakan tradisi warga Sosromenduran di kawasan Pasar Kembang (Sarkem) setiap jelang Bulan Ramadhan, yakni tradisi ruwahan yang identik dengan apeman.
Karena itu, kegiatan-kegiatan utama dalam event ini adalah ruwahan dan festival apem.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan di dua tempat, yakni di depan Kantor Kelurahan Sosrowijayan dan di depan Hotel Patra.
Gelaran event Sarkem Fest 2023. Foto: Pemkot Yogya
Acara ini akan dimulai dengan pembuatan apem oleh 54 RT yang terdapat di kampung tersebut. Setelah itu akan ada kirab 7 gunungan apem dengan rute dari Kantor Kelurahan Sosromenduran-Jalan Pajeksan-Jalan Pasar Kembang-Jalan Malioboro dan kembali ke Kelurahan Sosromenduran di Jalan Sosrowijayan.
Kemudian dilanjutkan dengan Kenduri Ruwahan Apem di panggung utama depan Hotel Patra.
ADVERTISEMENT
“Setidaknya terdapat 500 orang yang akan mengikuti Kenduri dengan suguhan takiran nasi gurih ingkung suwir dan minuman wedang seruni,” kata Wahyu Hendratmoko di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (20/2).
Event ini juga dimeriahkan dengan 20 booth bazar Ekraf yang akan diisi produk-produk UMKM serta lomba tari antarsanggar.
Gelaran event Sarkem Fest 2023. Foto: Pemkot Yogya
Penggunaan apem dalam Sarkem Fest bukannya tanpa alasan. Apem dalam tradisi ruwahan dimaknai sebagai bentuk maaf (afwun dari bahasa Arab menjadi apem).
“Apem yang dikirab nantinya akan didoakan dan dibagikan kepada masyarakat, wisatawan, dan beberapa hotel yang dilewati rute Kirab. Penyerahan apem ini merupakan simbol silaturahmi dan permintaan maaf, sehingga setiap orang akan lebih siap dalam menjalani ibadah selama Ramadhan,” ujarnya.
Pada hari pertama, 1 Maret mendatang, Sarkem Fest akan digelar mulai pukul 08.00 WIB sampai 22.00 WIB, sedangkan hari kedua pada 2 Maret mulai pukul 16.00 WIB sampai 22.00 WIB.
ADVERTISEMENT
“Tujuan diadakannya Sarkem Fest adalah promosi potensi pariwisata kawasan Sosrowijayan dan Pasar Kembang dalam rangka untuk memperkuat daya tarik wisata Kota Yogyakarta,” kata Wahyu.