Gempa Yogya 6,0 M: Warga Bantul Berhamburan Keluar Rumah, Pukul Kentongan
·waktu baca 2 menit

Gempa dengan kekuatan 6,4 Magnitudo terjadi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (30/6) pada pukul 19.57 WIB. Laporan BMKG, pusat gempa berada di 86 kilometer arah barat daya dari Bantul, DIY di kedalaman 12 kilometer.
Salah seorang warga Desa Triharjo, Pandak, Bantul, Catur Febriyanto, menceritakan situasi di sekitarnya saat terjadi gempa. Catur mengatakan di daerahnya getaran gempa terasa cukup kuat.
"Awalnya sih cuma pelan, terus tahu-tahu kok kencang, dan durasinya juga cukup lama,” kata Catur saat dihubungi, Jumat (30/6).
Tak lama, para warga di daerahnya langsung berhamburan keluar rumah untuk mengantisipasi dampak dari gempa tersebut.
“Habis itu orang-orang pada keluar semua terus nabuh kentongan, di sini kepercayaannya kalau ada gempa kan nabuh kentongan,” ujarnya.
"Alhamdulillah di sini masih aman, belum ada laporan rumah atau bangunan yang roboh,” kata Catur.
Agung, warga Sanden, Bantul, juga mengatakan hal yang sama. Dia juga mengatakan bahwa getaran gempa di daerahnya terasa sangat kuat.
“Banter banget (kuat banget). Kerasanya dua kali, sekali sempat berhenti terus gempa lagi yang kuat,” kata Agung.
Dia juga mengatakan bahwa para warga di desanya langsung keluar rumah semua ketika terjadi gempa dan langsung membunyikan kentongan. Apalagi saat terjadi gempa di dusunnya sedang terjadi pemadaman listrik.
“Langsung keluar semua, terus kentongan. Apalagi di sini lagi mati lampu,” ujarnya.
