Kumparan Logo
Konten Media Partner

Jalur Via Prambanan Dibuka, Libur Nataru ke Gunungkidul Tak Perlu Lewat Patuk

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ruas jalan baru Gayamharjo-Tawang. Foto: Dok. Binar Marga DIY
zoom-in-whitePerbesar
Ruas jalan baru Gayamharjo-Tawang. Foto: Dok. Binar Marga DIY

Sebagian jalur alternatif menuju Gunungkidul via Prambanan, Sleman, akan dibuka dan diaktifkan pada saat libur Natal dan tahun baru (Nataru) besok. Dengan begitu, wisatawan yang akan berlibur ke Gunungkidul bisa melewati jalur ini dan tak perlu lewat tanjakan Bukit Bintang di Piyungan-Patuk.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Anna Rina Herbranti.

kumparan post embed

Ia menjelaskan ruas jalan yang nantinya akan dibuka dan bisa dilalui mulai dari Gayamharjo, Prambanan hingga Gading, Playen sepanjang 19,5 kilometer. Saat ini, ruas jalan tersebut sudah rampung dibangun dan hanya menyisakan pekerjaan-pekerjaan akhir seperti pemasangan lampu penerangan, pembuatan marka, dan sebagainya.

“Pada prinsipnya saat Nataru besok jalur Gayamharjo-Gading sudah bisa dilalui lalu lintas,” kata Anna kepada Pandangan Jogja, Selasa (5/12).

Gerbang Kabupaten Gunungkidul di tanjakan Bukit Bintang jalur Piyungan-Patuk. Foto: Pemkab Gunungkidul

Meski begitu, sebagian jalur alternatif dari Gayamharjo menuju Prambanan dengan panjang sekitar 9,5 kilometer belum dapat dilalui lalu lintas. Anna menyebut, ruas jalan ini baru akan dibangun pada tahun depan. Diperkirakan jalur terusan sampai ke Prambanan ini akan rampung sepenuhnya pada 2027 mendatang.

Karena itu, untuk sementara masyarakat yang ingin melalui jalur alternatif ini bisa masuk lewat jalan Piyungan-Prambanan.

Anna berharap dengan dibukanya sebagian jalur alternatif menuju Gunungkidul via Prambanan ini dapat mengurangi beban kepadatan Jalan Wonosari via Patuk yang hampir selalu terjadi kemacetan tiap masa libur panjang seperti saat Nataru.

Empat ruas jalur Prambranan - Gunungkidul dibedakan dengan warna jalan yang berbeda. Foto: Dok. Bina Marga

Meski jalur alternatif ini tidak memiliki tanjakan securam jalur Piyungan-Patuk, namun Anna tetap meminta kepada pengguna jalan untuk tetap waspada dan hati-hati saat melintasi jalur baru ini.

“Kami mengimbau agar pengguna jalan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tetap selalu hati-hati dan tidak parkir di badan jalan, serta menggunakan fasilitas jalan sesuai peruntukannya,” kata Anna Rina Herbranti.