Kumparan Logo
Konten Media Partner

KAI Nonaktifkan Penjaga Palang Pintu Kereta usai Kecelakaan Maut di Sleman

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses evakuasi korban di perlintasan lokasi kecelakaan kereta api di Prambanan, Sleman, pada Selasa (4/11). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Proses evakuasi korban di perlintasan lokasi kecelakaan kereta api di Prambanan, Sleman, pada Selasa (4/11). Foto: Dok. Istimewa

PT KAI Daop 6 Yogyakarta menonaktifkan penjaga palang pintu kereta api di perlintasan lokasi kecelakaan di Prambanan, Sleman, yang terjadi pada Selasa (4/11) lalu. Dalam kecelakaan mobil dan dua motor tersebut, 3 orang meninggal.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa penjaga tersebut dinonaktifkan karena dalam masa pemeriksaan oleh kepolisian.

“Betul dinonaktifkan, karena sedang dalam proses pemeriksaan bersama kepolisian,” kata Feni dihubungi Pandangan Jogja, Jumat (7/11).

Pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut, termasuk kronologi versi penjaga palang pintu kereta ini. Hal ini disebabkan karena pemeriksaan masih berlangsung.

Sebelumnya, kecelakaan yang mengakibatkan 3 orang meninggal tersebut terjadi pada Selasa (4/11) sekitar pukul 10.34 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, mengatakan ada 4 kendaraan yang terlibat, yakni KA Bangunkarta Jurusan Jombang-Pasar Senen, mobil sedan, dan 2 sepeda motor. Selain 3 korban tersebut, sebanyak 6 orang juga mengalami luka-luka, 3 di antaranya merupakan seorang balita.

“(Korban balita) KMP 2 tahun, MA 2 bulan, EAS 1 tahun 7 bulan,” kata Salamun dalam keterangan resminya.