Kepala APTABI: Umat Buddha Saja Ibadah di Pelataran, Tak Sampai Naik ke Candi
·waktu baca 2 menit

Kepala Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Buddha Indonesia (APTABI), Bhante Ditthisampanno, mengatakan bahwa tidak masalah jika pemerintah menaikkan tarif kepada wisatawan yang ingin naik ke struktur bangunan Candi Borobudur. Asalkan, tiket masuknya tetap Rp 50 ribu seperti sebelumnya.
Menurutnya, jumlah orang yang bisa naik ke struktur bangunan Candi Borobudur memang perlu dibatasi. Sebab, bagi umat Buddha Candi Borobudur adalah tempat yang suci sehingga harusnya tidak sembarang orang bisa naik.
“Karena umat Buddha saja kalau ibadah cukup di pelataran, tidak sampai naik ke atas candi,” kata Bhante Ditthisampanno ketika dihubungi, Senin (6/6).
Selain karena Candi Borobudur adalah tempat suci bagi umat Buddha, bangunan tersebut juga termasuk bangunan cagar budaya yang mesti dilestarikan. Karena itu, pembatasan jumlah orang yang naik setiap harinya mesti dibatasi.
Sebab, saat ini banyak wisatawan yang tidak patuh pada aturan, seperti tidak memanjat dan duduk-duduk di stupa misalnya. Hal itu tak hanya membahayakan struktur bangunan Candi Borobudur, tapi juga telah menyakiti hati umat Buddha.
“Tapi kan tidak banyak yang bisa kami lakukan, coba kalau rumah ibadah agama lain yang digitukan, pasti jadi ribut,” ujarnya.
Menaikkan tarif naik ke struktur Candi Borobudur dianggap bisa membatasi jumlah orang yang naik sehingga pengawasannya akan lebih mudah. Bhante Ditthisampanno yang juga bagian dari tim pemanfaatan Candi Borobudur sebagai tempat peribadatan umat Buddha di bawah Kementerian Agama juga mengatakan jika ke depan aturan untuk menaiki struktur candi Borobudur memang akan diperketat sehingga akan jadi lebih sakral.
“Yang penting bukan tiket masuknya yang dinaikkan, karena selama ini umat Buddha juga tetap membayar tiket masuk ketika mau beribadah,” lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan kenaikan harga tiket Candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu untuk wisatawan lokal dan 100 dolar AS untuk wisatawan mancanegara. Meski belum final, namun hal itu langsung memicu reaksi dari banyak kalangan karena dinilai terlalu mahal.
Selain menaikkan harga tiket, pemerintah juga akan membatasi jumlah pengunjung maksimal 1.200 orang saja per hari. Kenaikan harga tiket dan pembatasan itu dimaksudkan untuk melestarikan bangunan Candi Borobudur sebagai bangunan cagar budaya.
