Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kerahkan Penjinak Bom, Polisi Sterilkan 5 Gereja di Bantul Jelang Perayaan Natal

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Strerilisasi gereja di Bantul jelang perayaan Natal 2024. Foto: Dok. Polres Bantul
zoom-in-whitePerbesar
Strerilisasi gereja di Bantul jelang perayaan Natal 2024. Foto: Dok. Polres Bantul

Menjelang perayaan Natal 2024, Polres Bantul bersama Tim Jibom Gegana Satbrimob Polda DIY melakukan sterilisasi sejumlah gereja pada Selasa (24/12/2024). Sterilisasi ini dilakukan untuk memastikan keamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah malam Natal.

Kapolres Bantul, AKBP Michael R. Risakotta, menyatakan bahwa sterilisasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Progo 2024.

“Kami memastikan semua gereja yang digunakan untuk ibadah Natal dalam kondisi aman dan steril dari segala potensi gangguan keamanan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Michael.

Sebanyak lima gereja di wilayah Bantul menjadi sasaran sterilisasi, yaitu:

  • Gereja Katholik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran,

  • Gereja Katholik Santo Paulus Pringgolayan,

  • Gereja Katolik Santo Yakobus Klodran,

  • Gereja Katholik Salib Suci Gunung Sempu, dan

  • Gereja Santa Theresia Sedayu.

Strerilisasi gereja di Bantul jelang perayaan Natal 2024. Foto: Dok. Polres Bantul

Kegiatan sterilisasi melibatkan penyisiran seluruh area gereja menggunakan metal detector sebagai langkah antisipasi.

“Petugas menyisir setiap sudut area gereja, mulai dari tempat duduk jemaat, altar gereja, pohon Natal, alat musik, serta tempat-tempat lain,” terangnya.

Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan bahan peledak maupun barang-barang berbahaya lainnya.

“Sejauh ini situasi kondusif masih terjaga dan tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan,” tutur Michael.

Selain sterilisasi, Polres Bantul juga menempatkan personel di gereja-gereja yang menggelar misa malam Natal. Personel tersebut bekerja sama dengan petugas TNI dan elemen masyarakat setempat, seperti organisasi kepemudaan dan satuan pengamanan internal gereja.

“Harapannya semoga kondusifitas selama perayaan Natal 2024 selalu terjaga, dan masyarakat yang merayakan Natal dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” tandasnya.