Kumparan Logo
Konten Media Partner

Ketelatenan Perajin Jogja Jaga Makna Pernikahan Lewat Cincin Kawin Kustom

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koleksi cincin oleh perajin Jogja di toko Kotagede Jewellery. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Koleksi cincin oleh perajin Jogja di toko Kotagede Jewellery. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja

Di tengah tren pernikahan modern yang serba instan, sebagian pasangan masih memilih membuat cincin kawin secara kustom, bukan hanya karena desainnya, tapi karena maknanya. Di Yogyakarta, tradisi itu dijaga oleh sejumlah perajin, salah satunya di bengkel toko Kotagede Jewellery. Toko perhiasan yang telah lebih dari dua dekade ini mendapat ulasan oleh lebih dari 4.000 pasangan yang menemukan simbol abadi cinta mereka.

“Kami meyakini bahwa pernikahan itu hanyalah sekali seumur hidup. Apa yang jadi mimpi customer bisa kami wujudkan dalam karya cincin,” ujar Manager Sales Kotagede Jewellery, Fine Rosanda, pada Jumat (26/10).

Cincin Kustom, Ruang untuk Ekspresi dan Cerita

Produk cincin yang tersedia di etalase toko Kotagede Jewellery. Foto: Yusuh Hay/Pandangan Jogja

Fine menyebut banyak calon pengantin datang dengan kekhawatiran yang sama: model cincin pasaran atau ukuran yang tidak pas. Dari situ, Kotagede Jewellery berusaha memberi solusi yang lebih personal, menyesuaikan bentuk, ukuran, hingga motif yang mencerminkan kisah setiap pasangan.

“Rata-rata mereka takut modelnya pasaran, atau ukurannya enggak sesuai sama jari. Dari situ, kami berusaha kasih solusi yang benar-benar personal,” katanya.

instagram embed

Permintaan kustom juga datang dari luar daerah. Karena itu, toko ini mengembangkan cara sederhana untuk pengukuran jarak jauh: alat ukur dikirim ke rumah pemesan disertai video panduan. Cara ini membantu pasangan dari berbagai daerah tetap bisa memesan tanpa datang langsung ke toko.

Warisan Kriya dan Nilai Budaya

Cincin nikah untuk pengantin wanita dengan pilihan bahan yang berbeda. Foto: Yusuf Hasim/Pandangan Jogja

Sebagian besar bahan yang digunakan tetap mengandalkan keahlian tangan perajin. Fine menjelaskan, material emas putih signature menjadi yang paling diminati karena kekuatan dan tampilan warnanya yang lembut.

“Yang paling dicari itu emas putih signature. Kita pakai bahan dasar emas murni, campurannya palladium, jadi hasilnya lebih kuat dan warnanya elegan,” ujarnya.

Toko ini menyediakan lebih dari 100 model cincin yang dapat dipilih langsung dari katalog, atau dipesan secara kustom sesuai desain, ukuran, dan kebutuhan masing-masing pasangan. Koleksi andalannya, Nusantara Series, menampilkan motif khas yang terinspirasi dari keindahan batik Indonesia. Produk dan layanan Kotagede Jewellery juga dapat diakses melalui KOTAGEDE JEWELLERY Official Store di marketplace resmi.

Makna yang Lebih Dalam dari Sekadar Perhiasan

koleksi cincin dari Nusantara Series yang desainnya terinspirasi dari motif batik Indonesia. Foto: Gracetika JP/Pandangan Jogja

Fine menuturkan, filosofi yang dijaga perajin sederhana: cincin kawin bukan benda dagangan, melainkan simbol perjalanan hidup.

“Cincin yang sudah di-custom tidak bisa dijual kembali, karena bagi kami, pernikahan itu hanya sekali seumur hidup. Cincin itu simbol perjalanan, bukan barang dagangan,” tegasnya.

Komitmen itu diwujudkan pula lewat layanan purna jual yang telaten. Setiap cincin disertai garansi hingga 10 tahun untuk layanan resize dan pelapisan ulang rhodium, serta diasuransikan selama pengiriman ke seluruh Indonesia. Kotagede Jewellery memastikan setiap cincin tetap nyaman dipakai dan maknanya tetap terjaga, bahkan bertahun-tahun setelah hari bahagia berlalu.

Toko Kotagede Jewellery bisa dikunjungi di Jl. Palagan Tentara Pelajar No.km 7, RT.13/RW.35, Jongkang, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Buka setiap Senin–Sabtu pukul 09.00–17.30 WIB dan Minggu pukul 10.00–18.00 WIB.