Kumparan Logo
Konten Media Partner

Poltekkes Yogya Gelar IHSCC 2025, Fokus pada Pencegahan Kanker Berbasis AI

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
International Health Student Competition and Conference (IHSCC) 2025 yang diselenggarakan oleh Poltekes Kemenkes Yogyakarta. Dok: Poltekes Kemenkes Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
International Health Student Competition and Conference (IHSCC) 2025 yang diselenggarakan oleh Poltekes Kemenkes Yogyakarta. Dok: Poltekes Kemenkes Yogyakarta

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Yogyakarta menyelenggarakan International Health Student Competition and Conference (IHSCC) 2025, ajang presentasi ide dan strategi pencegahan kanker melalui ilmu, teknologi, dan kreativitas yang berlangsung sejak Agustus hingga puncaknya pada Minggu (28/9) di Gedung GBH, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Tahun ini, IHSCC mengusung tema “Transformative Prevention, A New Era of Cancer Strategies: Usage of AI, Biomarker Detection, and Devices to Assess and Personalized Prevention Plans”, dengan fokus strategi pencegahan kanker berbasis teknologi mutakhir, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI), deteksi biomarker, hingga personalisasi rencana kesehatan.

Mahasiswa Poltekes Kemenkes Yogyakarta dalam rangkaia acara International Health Student Competition and Conference (IHSCC) 2025. Dik: Poltekes Kemenkes Yogyakarta

Menurut Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Iswanto, kegiatan ini merupakan langkah menuju visi kampus sebagai politeknik kesehatan bereputasi dunia pada 2038.

“Sesuai dengan visi institusi kami, kami berupaya keras menghadirkan suasana dan budaya internasional bagi mahasiswa. Misi kami adalah meningkatkan kualitas agar menjadi Politeknik Kesehatan bereputasi dunia pada tahun 2038,” kata Iswanto dalam sambutan pembukaan, Senin (29/9).

Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari program Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mendukung kolaborasi internasional dengan membebaskan biaya pendaftaran untuk peserta dari luar negeri. Sementara itu, biaya bagi peserta nasional ditetapkan Rp150 ribu untuk kategori individu dan Rp200 ribu untuk kategori kelompok.

Panitia International Health Student Competition and Conference (IHSCC) 2025. Dok: Poltekes Kemenkes Yogyakarta

Tahun ini, IHSCC diikuti 157 peserta kompetisi dan lebih dari 1.000 peserta konferensi dari dalam dan luar negeri. Agendanya berlangsung bertahap sejak awal Agustus dengan pengumpulan karya, pengumuman finalis pada 22 September, technical meeting pada 25 September, babak final pada 27 September, hingga konferensi puncak pada 29 September.

Pada babak puncak, 40 tim dan 117 individu menampilkan ide terbaik mereka dalam berbagai kompetisi, mulai dari speech contest, writing competition, call for paper, storytelling, poster, vlog, hingga cultural dance.

Acara Puncak International Health Student Competition and Conference (IHSCC) 2025. Dok: Poltekes Kemenkes Yogykarta

Kegiatan ini turut dihadiri Plt. Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes Yuli Farianti serta para pembicara nasional dan internasional, di antaranya Nanik Setiyawati dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Tonang Dwi Ardyanto dari Universitas Sebelas Maret, Amna Javed dari The University of Faisalabad, Pakistan, dan Nokukhanya Thembane dari Mangosuthu University of Technology, Afrika Selatan.

Iswanto berharap, IHSCC dapat menjadi contoh bagi dunia pendidikan kesehatan di Indonesia. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi teladan bagi pengembangan pendidikan kesehatan di Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi transformasi kesehatan dunia,” pungkasnya.