Kumparan Logo
Konten Media Partner

Terakhir Badminton DIY Dapat Medali di PON Tahun 1985, Itupun Perunggu

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atlet bulu tangkis DIY sedang berlaga dalam Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 di GOR Among Rogo, Yogya, pada Minggu (20/8). Foto: PBSI DIY
zoom-in-whitePerbesar
Atlet bulu tangkis DIY sedang berlaga dalam Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 di GOR Among Rogo, Yogya, pada Minggu (20/8). Foto: PBSI DIY

Untuk pertama kalinya sejak gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) diadakan pada 1948, tim badminton beregu putra maupun putri Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil lolos. Tim badminton beregu DIY berhasil finish di peringkat kedua dalam Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 Wilayah 3, sehingga lolos untuk berlaga pada PON 2024 mendatang.

Sekretaris Umum Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) DIY, Sukiman Hadiwidjaja, mengatakan bahwa pada PON-PON sebelumnya DIY hanya bisa mengirimkan perwakilan untuk nomor perorangan. Itupun jarang sekali perwakilan DIY berhasil mendapatkan medali untuk cabang olahraga bulu tangkis.

kumparan post embed

Pertama dan terakhir kali DIY berhasil mendapat medali PON untuk cabang bulu tangkis adalah tahun 1985.

“Baru di tahun 1985, Mas Sigit Wahyu Winarto, sampai sekarang sudah hampir 35 tahun kita belum pernah dapat medali lagi,” kata Sukiman, Jumat (25/8).

“Itu pun perunggu,” ujarnya.

Sekretaris Umum Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) DIY, Sukiman Hadiwidjaja. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Karena itu, pada PON tahun depan tim bulu tangkis DIY punya harapan besar untuk membawa pulang medali setelah sekian lama puasa gelar. Peluang ini menurutnya cukup besar, sebab DIY akan bertanding di semua nomor yang dilombakan.

Total tim bulu tangkis DIY akan memperebutkan tujuh medali emas pada PON tahun depan, yang terdiri dari lima nomor perorangan dan dua nomor beregu.

“Kita bertanding di semua nomor, jadi cukup banyak medali yang diperebutkan. Tentu kita sangat berharap kita akan bawa pulang medali,” kata Sukiman.

kumparan post embed

Sementara itu, pelatih tim bulu tangkis DIY, Fransiska Ratnasari, mengatakan bahwa keberhasilan lolos ke PON ini jadi kesempatan yang berharga sekaligus istimewa bagi DIY. Dia sendiri cukup optimis dengan komposisi atlet yang dia latih, pasalnya beberapa atlet yang akan mewakili DIY pada PON 2024 mendatang sudah cukup matang dan tergabung dengan klub-klub besar sehingga sudah punya jam terbang yang cukup banyak.

“Target kita bisa menyumbangkan medali untuk DIY. Syukur-syukur bisa emas,” kata Fransiska Ratnasari.