Kumparan Logo
Konten Media Partner

Tiga Hari TPA Piyungan Ditutup, Alun-Alun Selatan Yogya Dikepung Sampah

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu tumpukan sampah di sisi Alun-Alun Selatan Yogya pada Selasa (25/7) siang. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu tumpukan sampah di sisi Alun-Alun Selatan Yogya pada Selasa (25/7) siang. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik di kawasan Alun-Alun Selatan Kota Yogyakarta pada Selasa (25/7).

Pemantauan yang dilakukan tim Pandangan Jogja pada Selasa siang sekitar pukul 12.30 WIB, terlihat tumpukan sampah terdapat di semua sisi Alun-Alun Selatan Yogya yang terbagi dalam belasan titik.

Tumpukan sampah tersebut telah dikerumuni lalat dan menimbulkan bau yang tidak sedap di sekitarnya.

kumparan post embed

Salah seorang pedagang di Alun-Alun Selatan Yogya yang enggan disebut identitasnya mengatakan bahwa tumpukan sampah di sekitar Alun-Alun sebenarnya sudah jadi pemandangan yang biasa. Namun, dalam sepekan terakhir skala tumpukan sampah tersebut semakin besar.

“Sudah lima harian enggak diangkut. Biasanya memang ada tumpukan sampah, tapi enggak sampai sebanyak ini,” kata pedagang tersebut, Selasa (25/7).

Salah satu tumpukan sampah di sisi Alun-Alun Selatan Yogya pada Selasa (25/7) siang. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Dia mengatakan, sampah-sampah tersebut terutama berasal dari para pedagang di Alun-Alun Selatan Yogya yang berjualan pada malam hari. Biasanya hampir setiap pagi ada petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mengangkut tumpukan sampah tersebut.

“Ini katanya Kamis besok baru mau diangkut, soalnya TPA Piyungan kan sedang ditutup,” ujarnya.

kumparan post embed
kumparan post embed

Tim Pandangan Jogja juga menyusuri perkampungan di sekitar Alun-Alun Selatan Yogya yang berada di dalam beteng. Di sepanjang jalan di perkampungan tersebut, tidak terlihat tumpukan sampah yang signifikan.

Salah satu tumpukan sampah di sisi Alun-Alun Selatan Yogya pada Selasa (25/7) siang. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Tumpukan sampah memang terlihat di sejumlah titik, terutama di halaman depan rumah penduduk, namun skalanya masih kecil. Tumpukan sampah yang parah justru terlihat di Alun-Alun Selatan yang menjadi bagian dari Kawasan Cagar Budaya Sumbu Filosofi Yogya.

“Ya pasti mengganggu, apalagi setiap sore sampai malem kan sini jadi tempat nongkrong orang-orang,” ujarnya.