Kumparan Logo
Konten Media Partner

Total Belanja Wisatawan di DIY selama Libur Lebaran 2023 Capai Rp 1,98 Triliun

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wisatawan mancanegara sedang berwisata di Yogyakarta. Foto: Antara/Noveradika
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan mancanegara sedang berwisata di Yogyakarta. Foto: Antara/Noveradika

Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merilis data resmi pariwisata DIY selama Libur Lebaran 2023 dari tanggal 19-25 April 2023 dan tambahan rekomendasi cuti pada 26 April sampai 1 Mei 2023. Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan ke DIY mengalami penurunan 7,5 persen dibandingkan dengan pergerakan wisatawan pada libur Lebaran 2022.

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, menyebutkan bahwa total kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran 2023 mencapai angka 1.655.814 wisatawan. Dari total kunjungan itu, total nilai belanja wisatawan di DIY diperkirakan mencapai Rp 1,98 triliun.

“Dengan asumsi pengeluaran rata-rata wisatawan sebesar Rp 1,2 juta per wisatawan,” kata Singgih Raharjo.

kumparan post embed

Meski total pergerakan wisatawan di DIY mengalami penurunan, namun terjadi kenaikan jumlah wisatawan di tiga kabupaten dan kota, yakni di Kota Yogya, Kulon Progo, dan Bantul. Jumlah kunjungan wisatawan di Kota Yogya selama libur Lebaran 2023 menurutnya mencapai 240.674 wisatawan, Kulon Progo 144.809 wisatawan, dan di Bantul 264.699 wisatawan.

Suasana lengang di Jalan Malioboro, salah satu destinasi wisata utama Yogya, saat subuh. Foto: Dok. Teras Malioboro

Sedangkan jumlah wisatawan di Gunungkidul dan Sleman mengalami sedikit penurunan. Di Gunungkidul, total wisatawan pada libur Lebaran tahun ini sebesar 236.137 wisatawan, sedangkan di Sleman sebanyak 769.525 wisatawan.

“Data ini diambil dari data pergerakan wisatawan di Pemerintah Kabupaten dan Kota, TPR Wisata yang dikelola Pemkab dan Pemkot, ditambah data tarik wisata yang dikelola swasta dan masyarakat,” lanjutnya.

Meski secara jumlah mengalami penurunan, namun lama tinggal atau length of stay (LOS) wisatawan di DIY selama libur Lebaran mengalami peningkatan.

“LOS wisatawan selama libur Lebaran tercatat 2,1 hari, yang berarti terdapat kenaikan 0,4 persen,” kata Singgih.