Vila Privat di Tengah Kota, Alternatif Baru Menginap di Yogyakarta

Pertumbuhan sektor pariwisata di Yogyakarta turut menghadirkan beragam pilihan akomodasi bagi wisatawan, mulai dari hotel, homestay, hingga penginapan berkonsep vila privat.
Salah satunya KASO Urban Villa yang berlokasi di Jalan Weling III, Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Beroperasi sejak April 2024, penginapan ini mengusung konsep urban villa yang memadukan suasana privat dengan kemudahan akses menuju berbagai pusat aktivitas di Kota Yogyakarta.
Direktur Utama PT Ventura Wangsa Xanthena (KASO Hospitality Management), Saxa Wiza, mengatakan konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda dibanding penginapan konvensional.
"Dengan konsep urban villa, kami ingin menghadirkan model penginapan modern dengan suasana private dan tenang, namun tetap memiliki kedekatan akses dengan berbagai pusat aktivitas kota Jogja," katanya.
Kompleks KASO Urban Villa terdiri atas delapan unit vila yang berjajar membentuk sebuah lorong. Dari luar, bangunan bergaya minimalis modern dengan sudut atap asimetris berpadu dengan sejumlah pohon dan tanaman hias di area parkir sebelum terhubung ke ruang resepsionis yang menjadi akses menuju area vila.
Seluruh unit mengusung konsep mezzanine tanpa sekat antarruang. Area tidur ditempatkan di lantai atas, sedangkan ruang aktivitas berada di lantai bawah.
Pada tipe Standard Room, ranjang berukuran king size ditempatkan di lantai atas dengan desain sederhana. Di lantai bawah tersedia ruang aktivitas yang dilengkapi pendingin ruangan, sofa, televisi, serta mini pantry dengan dominasi material kayu.
Fasilitas yang menjadi pembeda ialah keberadaan kolam renang privat outdoor yang berada tepat di depan kamar.
Sementara itu, tipe Forest View Room menawarkan tata ruang yang serupa dengan ukuran ruang yang sedikit lebih luas. Perbedaan utamanya terletak pada posisi kolam renang yang berada di bagian belakang kamar dan menghadap area pepohonan sehingga menghadirkan suasana yang lebih tertutup.
Ihwal nama "KASO", Saxa mengatakan penamaan tersebut berangkat dari latar belakang budaya keluarga pemilik usaha.
"Kebetulan owner dari KASO tumbuh dalam keluarga dengan akulturasi budaya antara Aceh dan Jawa. KASO sendiri memiliki 2 arti, dimana dalam bahasa Aceh artinya kasur yang diinterpretasikan untuk memberikan kenyamanan pada setiap lini usaha hospitality kami,” jelas Saxa.
“Kemudian dalam bahasa Jawa, KASO memiliki arti sebuah tiang yang diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi brand bisnis kami ini," sambungnya.
Menurut Saxa, wisatawan dari luar daerah menjadi segmen tamu yang cukup mendominasi penginapan tersebut karena lokasinya berada tidak jauh dari pusat aktivitas kota dan sejumlah kampus di Yogyakarta.
"Dengan kemudahan akses menuju pusat keramaian kota dan beberapa kampus ternama di Jogja, segmen wisatawan dari luar kota memang cukup mendominasi tamu yang menginap di Kaso Urban Villa. Dengan perpaduan konsep modern minimalis dan unsur natural di villa ini, kami ingin menghadirkan sensasi menginap yang tenang dan nyaman namun masih dekat dengan pusat kota Jogja," ujarnya.
Informasi mengenai tipe kamar, fasilitas, tarif terbaru, hingga reservasi dapat diakses melalui situs resmi KASO Urban Villa.
