Nasib Siswi di Brebes Korban Candaan Tarik Bangku Sekolah

BREBES - Ibnu Yahya, ayah seorang siswi SMA Negeri 1 Tanjung Brebes mengunggah status di Facebook soal anaknya yang masuk rumah sakit, Jumat (15/2) lalu. Dia bercerita kalau anaknya, Zulfa Ifana Mutiara Azra, 18 tahun, terjatuh saat mau duduk dan kursinya ditarik oleh temannya. Akibatnya, tulang ekornya cedera.
Cerita itu sempat viral di media sosial (medsos) facebook. Bahkan, unggahan Ibnu itu dibagikan lebih dari 48 ribu kali dan dikomentari hingga 24 ribu kali.
Kira-kira status facebook Ibnu isinya begini:
Bercanda berujung petaka, Itulah yg menimpa anak saya. Sudah sering kita denger istilah tarik bangku. Saya sendiri yakin tida ada motif untuk menyakiti tapi ta disadari bahwa tindakan itu membahayakan jiwa orang lain.....bahkan berujung kmatian
Kronologi kejadian: sa'at anaku berdiri untuk membereskan buku pelajaran dan hendak duduk kembali seketika itu pula bangku atau kursi yg akan diduduki di tarik atau diambil dari tmpat semula spontan anak saya jatuh dan membentur lantai dlm keadaan duduk dan mkin tulang ekor ataupun tulang pinggang yg rawan terbentur lantai yg keras sehingga mengakibatkan retak atau patah atau geser dan berhubungan dgn saraf.yg bs mengakibatkan cidra atau lumpuh..ataupun kematian...mudah2an tida ada lg korban Dan besar harapan kami anakuh sembuh dari semuwa ini amin ya roball alamin..
Saat ini, kasus tersebut sudah mulai menemui titik terang. Kedua belah pihak, baik orang tua maupun teman korban sudah bersedia menyatakan damai dengan penandatanganan surat pernyataan.
"Alhamdulilah kedua belah pihak saling memaafkan dan bersedia membiaya segala perawatan dan pengobatan sampai sembuh, secara kekeluargaan," ucap Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Brebes, Eko Priyono, Kamis 21 Februari 2019.
Menurut dia, peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi seluruh pelajar di mana pun. Jangan sampai terjadi kembali. "Kalau bercanda boleh saja, tapi jangan keterlaluan dan menimbulkan berbahaya," kata dia.
Ia menambahkan, siswi yang mengalami luka cukup serius pada bagian tulang ekor lantaran terjatuh saat akan duduk di kursi kini kondisinya sudah mulai membaik.
"Sekarang sudah pulang ke rumah, sebelumnya dirawat di RS Bhakti Asih. Kejadian itu terjadi, Jumat pekan lalu," jelasnya.
Kondisi saat ini, kata dia, sedang dalam proses penyembuhan di kediamanya di Desa Losari Lor, Kecamatan Losari. "Sudah bisa jalan pelan-pelan di rumah. Tapi belum masuk sekolah," pungkasnya.
Reporter: Fajar Eko Nugroho
Editor: Irsyam Faiz
