Kumparan Logo
Konten Media Partner

Tahu Pletok, Kuliner Khas Tegal yang Mirip dengan Tahu Aci

PanturaPostverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tahu Pletok. (Foto: Ana Lainda)
zoom-in-whitePerbesar
Tahu Pletok. (Foto: Ana Lainda)

SLAWITegal memang identik dengan salah satu makanan khas, yakni tahu aci. Selain tahu aci, Tegal juga mempunyai jajanan khas lain yang berbahan dasar tahu. Salah satunya tahu pletok, keripik tahu, dan tahu siwil.

Tahu aci dan tahu pletok mempunyai bahan dasar yang sama dalam pembuatannya, yaitu tahu dan tepung kanji (aci). Meski demikian, bentuk dan cara pembuatan tahu aci dan tahu pletok tentu berbeda.  Jika tahu aci terbuat dari tahu kuning yang dibelah dua membentuk segitiga dan diberi adonan tepung kanji, lain halnya dengan tahu pletok.

Tahu pletok dibuat dari tahu kulit yang dibelah-belah menjadi lebar kemudian ditambahkan adonan aci yang telah dicampur bumbu kunyit dan daun kucai. Tahu pletok digoreng hingga kering untuk menghasilkan tekstur renyah. Ukuran tahu pletok juga lebih besar karena menggunakan tahu kulit yang lebar.

Tahu pletok sangat mudah ditemukan di pinggir jalan di daerah Kabupaten dan Kota Tegal. Salah satu penjual tahu pletok adalah Alwis. Penjual Tahu Pletok Murni biasa mangkal di daerah Ruko Slawi, Jl Letjen Suprapto, Mangkrik, Pakembaran, Slawi, Kabupaten Tegal.

"Harga tahu pletok juga lebih mahal dengan tahu aci karena ukurannya yang lebih besar. Tahu pletok satunya dijual Rp 1.500, karena menggunakan satu tahu kulit utuh. Sedangkan tahu aci hanya setengah tahu kuning jadi harganya lebih murah Rp 1.000,” ungkapnya.

Tahu pletok dan tahu aci masing-masing mempunyai cita rasa yang berbeda. Tahu pletok memiliki tekstur crispy diluar lembut di dalam. Bagian luar tahu digoreng hingga garing tetapi bagian dalam tetap lembut dan rasa gurih dari adonannya semakin melengkapi kenikmatan tahu pletok.  (*)