Kumparan Logo
Konten Media Partner

Video: 70 Tahun Menanti, Warga Wlahar Brebes Akhirnya Punya Jembatan

PanturaPostverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jembatan yang ditunggu-tunggu warga Wlahar, Brebes, selama 70 tahun akhirnya rampung. (Foto: PanturaPost)
zoom-in-whitePerbesar
Jembatan yang ditunggu-tunggu warga Wlahar, Brebes, selama 70 tahun akhirnya rampung. (Foto: PanturaPost)

Ribuan warga di Pedukuhan Kedungabad dan Pedukuhan Wlahar, Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, patut berbahagia. Dua jembatan di desa setempat yang sudah ditunggu-tunggu lebih dari 70 tahun lamanya akhirnya rampung dibangun.

Dua jembatan yang terletak di Dusun Kedungabad dan Dusun Wlahar itu menjadi lambang kemerdekaan bagi ribuan warga setempat. Keceriaan warga pecah setelah Bupati Brebes, Idza Priyanti, menggunting pita peresmian dan menerbangkan puluhan balon berkarakter kartun anak populer pada Senin (31/12/2018).

Bahkan, rangkaian peresmian jembatan sudah diawali sejak dua hari sebelumnya. Warga melakukan arak-arakan keliling desa sebagai bentuk kegembiraan karena sejak Kemerdekaan Indonesia 73 tahun silam, mereka baru sekarang memiliki jembatan.

Sebelum dibangun jembatan, warga Desa Wlahar hanya mengandalkan perahu kecil (jukung) untuk membantu mobilitas mereka. Baik para pelajar maupun warga lainnya, sudah terbiasa menantang maut saat menyeberangi Sungai Pemali. Terlebih, saat menyeberang di musim hujan dengan debit air yang tinggi.

Berikut videonya:

video youtube embed

Dalam peresmian ini, para penyedia jasa jukung menaiki panggung untuk diberikan apresiasi. Di Desa Wlahar, ada empat jembatan yang dibangun dengan APBD dari tahun 2016 hingga 2019. Tiga jembatan di antaranya sudah jadi, yaitu jembatan di Dusun Kedungabad senilai Rp 3,5 miliar, Dusun Wlahar Rp 4,9 miliar, dan Tegalwangi Rp 6 miliar.