Diserang Ijazah Bareng dengan Gibran, Jokowi: Operasi Politik Downgrade Reputasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden ke-7 RI Jokowi di kediamannya. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden ke-7 RI Jokowi di kediamannya. Foto: Dok. kumparan

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya berpotensi digunakan untuk menutupi isu-isu penting lainnya, tetapi juga bisa menjadi upaya menurunkan reputasi politik putra sulungnya itu.

“Kan sudah saya sampaikan sejak awal ini ada operasi politik kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi, jadi ramai sekali. Tapi kalau buat saya biasa saja,” kata Jokowi di kediaman Solo, Jumat (16/10).

Saat ditanya apakah dugaan operasi politik tersebut ditujukan kepada dirinya atau Gibran, Jokowi menyebut keduanya bisa menjadi sasaran.

Ia mengatakan operasi itu kemungkinan untuk menurunkan citra dirinya dan Gibran.

"Ini ada operasi politik untuk mendowngrade reputasi politik seseorang," kata mantan Walkot Solo itu.

“Ya dua-duanya bisa,” ucap Jokowi.