Namanya Dikaitkan Kasus MBG, Dek Gam: Itu Hoaks, Saya Tidak Berbisnis di Sana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam memberikan keterangan pers terkait uji kepatutan dan kelayakan calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diajukan oleh DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam memberikan keterangan pers terkait uji kepatutan dan kelayakan calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diajukan oleh DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) sekaligus anggota Komisi III DPR, Nazaruddin Dek Gam, membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Beredar di media sosial, daftar nama pejabat yang diduga terlibat kasus tersebut, salah satunya ada nama Dek Gam. Ia pun menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam pengelolaan program MBG, termasuk urusan dapur maupun bisnis di dalamnya.

"Saya pastikan berita itu tidak benar, hoaks itu, tidak ada. Saya tidak ngurus dapur dan saya tidak berbisnis di MBG,” kata Dek Gam saat dihubungi, Jumat (12/6).

Ia mengaku santai menanggapi kemunculan namanya dalam daftar tersebut karena merasa tidak melakukan kesalahan.

"Saya santai aja kok, saya nggak salah, santai aja. Tapi udah saya bantah. Awalnya saya pikir hanya berita-berita yang nggak jelas, tapi ya sesudah viral gitu ya saya bantah dong. Itu kan berita hoaks masa saya diamkan," tuturnya.

Dek Gam juga menepis anggapan dirinya memiliki hubungan dengan program MBG.

"Nggak ada, coba cek aja sama ICW (Indonesia Corruption Watch), nggak ada juga. ICW sudah merilis tuh nggak ada. Lagian juga saya Komisi III, nggak bermitra dengan dia (BGN) kok. Dia salah nulis tuh Dek Gam Komisi IX, salah nulis tuh, cuma ya sudah lah,” ucap dia.

Sebelumnya, Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Kejaksaan Agung. Dia menyatakan siap bersikap kooperatif untuk membantu mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.

Kuasa Hukum Sony, Elza Syarief, menyebut ada sejumlah nama yang kemudian disampaikan kliennya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik.

“ Yang tertulis 26 dan lain-lain, masih banyak lagi. Jadi, kan itu masih sifatnya, eh, pro-justicia, confidential,” kata Elza kepada wartawan, Selasa (9/6).

Namun, Elza memastikan nama-nama yang dimaksud sudah disampaikan Sony saat pemeriksaan penyidik dan telah tertulis dalam BAP.

“Bukan diserahin. Dalam BAP sudah disampaikan, sudah diketik,” ucap Elza.

“Saya kan juga enggak pernah baca. Tapi di dalam BAP sudah ada, BAP-nya saya sudah punya, gitu,” tambahnya.