Konten dari Pengguna

Kota Bogor Jadi Kota Paling Peduli Perubahan Iklim

Pemerintah Kota Bogor

Pemerintah Kota Bogor

Akun Resmi Pemerintah Kota Bogor

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pemerintah Kota Bogor tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: Dok. Pemkot Bogor
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: Dok. Pemkot Bogor

Kota Bogor masuk menjadi salah satu dari lima kota di Indonesia yang paling peduli terhadap perubahan iklim. Selain Bogor, empat kota lainnya adalah Semarang, Surabaya, Kota Bandung dan Kota Tangerang.

Ini merupakan hasil riset yang belum lama dirilis Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021.

Ketua Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB, Prof Suhono Harso Supangkat, menjelaskan, penilaian pada kategori ini dilakukan secara khusus untuk mengetahui dukungan kota dalam menghadapi permasalahan perubahan iklim, yang berdampak pada panasnya permukaan bumi yang berasal dari peningkatan kadar CO2 atau karbon dioksida.

Suhono menjelaskan, indikator yang menjadi tolok ukur riset antara lain dukungan penggunaan energi terbarukan, meminimalisir kendaraan, dan pengelolaan lingkungan. Selain itu, riset juga menilik soal substitusi energi, implementasi kendaraan hemat energi, penggunaan kendaraan umum, hingga penambahan ruang terbuka hijau.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan kegiatannya dalam peduli terhadap lingkungan. Foto: Dok. Pemkot Bogor

Tolok ukur itu semua digunakan untuk melihat seberapa jauh suatu kota dapat mengelola berbagai sumber daya secara efektif dan efisien menyelesaikan berbagai masalah, serta memberikan layanan yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya.

Dia menekankan, kota menjadi objek riset karena dewasa ini urbanisasi masyarakat sudah tak terbendung. Akibatnya, kepadatan di perkotaan tak bisa dielakkan. Kepadatan di kota itu membuat kondisi gas karbon tidak terkontrol, sehingga mempengaruhi iklim.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Deni Wismanto menyebutkan, ada beberapa program peduli terhadap perubahan iklim.

Mulai dari Program Bogor Lancar (Rerouting dan shifting transportasi publik, angkot berbahan bakar gas), Program Bogor Merenah (pembangunan pedestrian dan jalur sepeda, program kampung bersih dan hijau/lomba kebersihan, Program benah kampung, program kampung iklim), Program Bogor Tanpa Plastik (Botak), Program TPS3R dan bank sampah, program Sekolah Adiwiyata, Sekolah Berbudaya Lingkungan.

“Sebetulnya ini program Pemerintah Kota Bogor secara komprehensif dan melibatkan beberapa instansi,” kata Deni, Senin (14/2/2022).