Konten dari Pengguna

Di KKNMAs 2025, Mahasiswa UMS Kembangkan Digitalisasi UMKM Desa Kota Ringin

Pengabdian UMS

Pengabdian UMS

Berita Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dikelola oleh Humas UMS lt. 3 Gedung Induk Siti Walidah, Email : humas@ums.ac.id

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengabdian UMS tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa UMS yang mengikuti KKNMAs 2025 menunjukkan hasil karya aplikasi untuk pengembangan usaha UMKM. (Sumber: Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa UMS yang mengikuti KKNMAs 2025 menunjukkan hasil karya aplikasi untuk pengembangan usaha UMKM. (Sumber: Pribadi)

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam Kelompok 15 KKNMAs 2025 selama 31 Juli - 10 September 2025, menghadirkan inovasi berupa sistem administrasi dan manajemen berbasis web guna mendukung digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kota Ringin, Kabupaten Siak.

Sistem ini dirancang oleh mahasiswa UMS, Rezza Fahlevi bersama Jhidan selaku ketua kelompok. Rezza mengakatan, sistem ini merupakan jawaban atas kebutuhan UMKM dalam pengelolaan usaha yang lebih tertata, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Fitur yang dihadirkan mencakup pencatatan administrasi, manajemen keuangan sederhana, serta pendataan produk untuk pemasaran digital lokal di Siak,” ungkap Rezza, Senin (1/9).

Selain memperkenalkan sistem digital, ia juga melakukan pendampingan langsung kepada sejumlah pelaku UMKM, termasuk Koperasi Beringin Jaya (kelapa sawit), pengrajin lidi kelapa sawit, dan kedai masyarakat.

“Pendampingan tersebut meliputi edukasi pemasaran digital, personal branding, serta strategi menjangkau target pasar milenial dan usia produktif,” tambahnya.

Program ini disambut baik oleh warga. Yatno, pengrajin lidi kelapa sawit, menyampaikan apresiasinya kepada kelompoknya.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa UMS yang sudah berbagi ilmu dan menghadirkan sistem digital ini. Semoga usaha kami bisa lebih maju,” ungkapnya.

Melalui inovasi ini, mahasiswa UMS berharap UMKM Desa Kota Ringin dapat lebih berdaya saing, memanfaatkan potensi lokal secara produktif, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di era digital.

Sebagai penutup, Kelompok 15 menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pusat dan Lokal KKNMAs 2025, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (LPPM PTMA), serta Majelis Diktilitbang Muhammadiyah atas dukungan yang memungkinkan kegiatan pengabdian ini berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (Fika/Humas)