Apa Arti Blind Spot? Ini Penjelasan dan Areanya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti blind spot jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah titik buta. Blind spot adalah area yang mesti diwaspadai setiap pengendara karena rawan menyebabkan benturan.
Oleh karena itu, penting untuk memahami arti blind spot dan area mana saja yang termasuk blind spot pengendara. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Memahami Blind Spot
Blind spot alias titik buta adalah titik di sekitar mobil ataupun motor yang tidak kelihatan, sehingga pengendara kendaraan tidak bisa mendeteksi keberadaan objek maupun kendaraan lain di area tersebut.
Jadi, jika ada kendaraan lain datang dari area blind spot, kemungkinan terjadinya benturan lebih tinggi karena keterbatasan jarak pandang pada kendaraan tersebut.
Area blind spot ada di seluruh jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil truk. Semakin besar dan tinggi kendaraan, makin besar pula area blind spot.
Baca Juga: Mengenal Cara Kerja Fitur Blind Spot Monitoring
Area Blind Spot Truk
Berikut beberapa area blind spot pengendara truk yang mesti diwaspadai.
Tepat di belakang trailer, dalam segitiga yang menyempit. Semakin panjang truk, semakin panjang segitiga ini. Ruang ini membuat kendaraan yang mengikuti truk tidak terlihat oleh pengemudi. Pejalan kaki yang berjalan di belakang truk juga tidak terlihat.
Tepat di belakang kabin (kecuali mengendarai kabin siang hari dengan jendela belakang), atau badan truk, misalnya antara kombinasi truk dan trailer.
Tepat di depan kap mesin (kecuali jika ada kaca spion depan yang miring ke bawah pada truk kabin). Hal ini menyebabkan sopir tidak dapat melihat jika adalah orang yang menyeberang tepat di depan. Jadi, jangan pernah menyeberang di depan truk saat, kecuali kamu telah melakukan kontak mata dengan sopirnya.
Di samping pintu penumpang, keluar sekitar 1-2 meter (kecuali ada kaca spion atas), dan secara bertahap melebar hingga 45 derajat ke belakang di belakang pilar B (tergantung penempatan kaca spion)
Di samping pintu pengemudi, keluar sekitar 0,5-1 meter, dan secara bertahap melebar hingga 45 derajat ke belakang di belakang pilar B (tergantung penempatan kaca spion)
Area Blind Spot Mobil
Berikut beberapa area blind spot pada mobil yang mesti kamu pahami.
Sisi kanan atau kiri bagian belakang mobil saat di jalan dua jalur, terutama untuk mobil yang memiliki pilar tebal sehingga membuat jarak pandang ke belakang kanan dan kiri semakin terbatas.
Seperempat sisi belakang kendaraan saat hendak berbelok. Ketika ada motor di daerah ini menjadi salah satu penyebab paling umum terjadinya benturan.
Belakang mobil persis, terutama untuk mobil yang pandangan kaca belakangnya tertutup, seperti tipe mobil box, dump truck, dan lain sebagainya.
Pejalan kaki yang muncul saat kondisi macet. Biasanya mereka menyalip di antara kendaraan sehingga tak terlihat oleh pengemudi.
Pengemudi motor yang bermanuver dari belakang menikung ke jalur di depan mobil. Hal ini juga kadang luput dari pandangan pengemudi mobil, oleh sebab itu perlu diwaspadai terutama ketika berkendara di jalanan yang macet.
(DEL)
