Konten dari Pengguna

Apa Itu Istidraj dalam Islam? Ini Arti, Ciri-Ciri, dan Dalil dalam Al-Qur'an

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Apa Itu Istidraj. Sumber: Unsplash/Freestocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Apa Itu Istidraj. Sumber: Unsplash/Freestocks

Apa itu istidraj dalam Islam? Istidraj merupakan salah satu bentuk ujian dari Allah Swt. untuk para hambanya. Dalam menjalankan kehidupan, setiap manusia pasti akan menghadapi ujian yang berbeda-beda.

Istidraj akan dijatuhkan kepada orang-orang tertentu. Istidraj juga disebutkan di sejumlah ayat Al-Qur’an.

Apa Itu Istidraj dalam Islam?

Ilustrasi untuk Apa Itu Istidraj. Sumber: Unsplash/Alexander Mils

Allah Swt. memberikan ujian berupa cobaan kepada manusia untuk menguji keimanan. Selain berupa musibah, ujian juga dapat berupa nikmat. Nikmat dapat membuat manusia lupa kepada Allah Swt. Hal ini disebut sebagai istidraj. Apa itu istidraj?

Mengutip dari Masya Allah, Hidupmu Luar Biasa, Saputra (2018:59), arti istidraj adalah kondisi di mana manusia punya harta atau kenikmatan yang berlimpah, tetapi ia semakin jauh dari Allah dan terus melakukan maksiat. Dari ‘Uqbah bin ‘Amir ra., Rasulullah saw. bersabda:

“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR Ahmad)

Terdapat ciri-ciri istidraj yang penting untuk diketahui sebagai berikut.

  • Keimanan dan ibadah seseorang berkurang, tetapi orang tersebut justru mendapatkan kesenangan dan kenikmatan duniawi yang melimpah.

  • Selalu berbuat maksiat, tetapi kesenangan dan kesuksesan semakin melimpah.

  • Jarang terkena penyakit meskipun sering berbuat maksiat dan tidak beribadah.

  • Jarang mendapat musibah meskipun tidak pernah mengingat Allah Swt.

Dalil tentang Istidraj dalam Al-Qur’an

Ilustrasi untuk Apa Itu Istidraj. Sumber: Unsplash/Madrosah Sunnah

Istilah istidraj telah dibahas dalam Al-Qur’an. Berikut beberapa ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang istidraj.

1. QS An Naml Ayat 4

اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ زَيَّنَّا لَهُمْ اَعْمَالَهُمْ فَهُمْ يَعْمَهُوْنَۗ

Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, Kami jadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatannya (yang buruk). Maka, mereka terombang-ambing (dalam kesesatan).

2. QS Ali Imran Ayat 178

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنَّمَا نُمْلِيْ لَهُمْ خَيْرٌ لِّاَنْفُسِهِمْۗ اِنَّمَا نُمْلِيْ لَهُمْ لِيَزْدَادُوْٓا اِثْمًاۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ

Jangan sekali-kali orang-orang kafir mengira bahwa sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepadanya baik bagi dirinya. Sesungguhnya Kami memberinya tenggang waktu hanya agar dosa mereka makin bertambah dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan.

3. QS Al An’am Ayat 44

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ

Maka, ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan pintu-pintu segala sesuatu (kesenangan) untuk mereka, sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.

Baca juga: Arti Sabar dalam Islam dan Jenis-jenisnya

Demikian penjelasan tentang apa itu istidraj, ciri-ciri, dan dalilnya. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)