Apa itu Puisi Rakyat? Berikut Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi adalah bagian dari karya sastra yang sudah sangat familier di masyarakat. Namun, adakah yang tau apa itu puisi rakyat?
Istilah puisi rakyat justru adalah istilah yang lebih dikenal oleh pujangga-pujangga puisi zaman dahulu. Pengertian, ciri, dan contohnya tentu perlu diketahui untuk mengenal lebih jelas tentang puisi rakyat ini.
Apa itu Puisi Rakyat?
Mengutip buku Pengkajian Puisi, Muhammad Lutfi, (2024), puisi adalah cara orang mengungkapkan ekspresi. Puisi terdiri dari beberapa struktur dan sistem tanda. Untuk itu perlu dilakukan pemaknaan secara langsung oleh pembaca dengan interpretasi makna.
Lantas, apa itu puisi rakyat? Puisi rakyat adalah puisi yang berkembang pada masa masyarakat tradisional secara lisan, memiliki aturan mengikat, dan mengandung nasihat atau pesan bagi kehidupan.
Cara penulisan puisi rakyat tidak sebebas puisi-puisi yang lahir pada zaman sekarang ini. Puisi rakyat ini terikat oleh aturan jumlah suku kata, jumlah baris, jumlah bait, dan rima yang harus dipenuhi jika ingin menulisnya.
Beberapa ciri puisi rakyat yang adalah sebagai berikut.
Puisi rakyat termasuk dalam sastra lisan karena disebarluaskan dari mulut ke mulut secara turun-temurun oleh suatu masyarakat.
Umumnya, puisi rakyat tidak diketahui siapa pengarangnya atau anonim.
Puisi rakyat cenderung kaku karena terikat peraturan, misalnya jumlah suku kata pada tiap baris, jumlah baris pada tiap bait, jumlah bait pada sebuah puisi, dan rima yang dipakai di awal maupun di akhir baris-baris puisi.
Beberapa jenis puisi rakyat adalah pantun, gurindam, syair, dan mantra. Contoh dari puisi rakyat adalah sebagai berikut.
1. Pantun
Ibu pergi ke pasar untuk belanja.
Pasar sayur dekat kios alat pahat.
Jangan kalap dalam bekerja.
Badan juga butuh istirahat.
2. Gurindam
Barang siapa bekerja keras,
Maka hasilnya akan selaras.
3. Mantra
Pulanglah engkau kepada rimba yang besar.
Pulanglah engkau kepada gunung guntung.
Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berhulu.
Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berorang.
Pulanglah engkau kepada mata air yang kering.
Jikalau engkau tiada mau pulang, matilah engkau.
Baca Juga: Apa Itu Rantai Makanan? Ini Penjelasan dan Contohnya
Demikian penjelasan apa itu puisi rakyat. Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat untuk mengetahui tentang puisi rakyat. (ARD)
