Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Arti Holistik dan Bidang-bidang yang Membutuhkan Prinsipnya
7 Desember 2023 16:24 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Pendekatan holistik mendasarkan pada gagasan utama bahwa keseluruhan lebih dari sekadar jumlah bagian-bagiannya. Ketika diterapkan dalam berbagai konteks, holistikko berkaitan erat dengan melihat sesuatu dalam konteksnya yang lebih luas, mempertimbangkan aspek fisik, emosional, mental, dan bahkan spiritual.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa sebenarnya arti holistik? Artikel ini akan menjelaskan tentang arti holistik dan bidang-bidang yang membutuhkan prinsip holistik.
Menggali Arti Holistik dan Prinsip-prinsipnya
Holistik adalah suatu pendekatan atau konsep yang menekankan bahwa segala sesuatu harus dipahami sebagai suatu keseluruhan, sebagai sistem yang lebih besar daripada hanya sekadar jumlah dari bagian-bagiannya.
Ide dasar dari holistik adalah bahwa entitas tertentu tidak dapat dipahami sepenuhnya hanya dengan memahami bagian-bagiannya secara terpisah.
Dalam konteks holistik, entitas atau fenomena dilihat dalam konteks keseluruhan yang meliputi berbagai aspek yang saling terkait. Ini termasuk hubungan antara bagian-bagian yang membentuk entitas tersebut, bagaimana entitas itu berinteraksi dengan lingkungannya, serta dampaknya secara lebih luas terhadap sistem atau lingkungan di sekitarnya.
ADVERTISEMENT
Prinsip holistik juga muncul dalam ilmu sosial dan lingkungan di mana melihat interaksi antara manusia, masyarakat, dan lingkungan secara keseluruhan membantu memahami dampak yang lebih besar dari tindakan-tindakan tertentu.
Dalam keseluruhan, holisme merupakan upaya untuk melihat sesuatu dengan cara yang lebih luas, tidak hanya fokus pada bagian-bagiannya tetapi juga memperhatikan hubungan dan interaksi antara bagian-bagian tersebut.
Ini adalah pendekatan yang menekankan pentingnya memperlakukan segala sesuatu sebagai bagian dari suatu kesatuan yang lebih besar, dan memahami bahwa keseluruhan memiliki nilai yang lebih besar daripada hanya sekadar jumlah dari bagian-bagiannya.
Bidang-bidang yang Membutuhkan Prinsip Holistik
Ada beberapa bidang yang secara khusus membutuhkan prinsip holistik untuk memahami, mengelola, atau mengatasi masalah dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Berikut beberapa bidang yang membutuhkan pendekatan holistik:
ADVERTISEMENT
1. Kesehatan dan Kesejahteraan
Bidang kesehatan sangat mengandalkan pendekatan holistik. Prinsip ini diterapkan dalam pengobatan integratif yang mempertimbangkan aspek fisik, mental, emosional, dan bahkan spiritual dalam merawat pasien. Penekanan pada keseimbangan dan keselarasan seluruh aspek kehidupan juga menjadi fokus dalam promosi kesehatan holistik.
2. Pendidikan
Pendidikan holistik memandang siswa sebagai individu yang memiliki berbagai aspek yang perlu diperhatikan, termasuk kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Guru yang menerapkan pendekatan holistik berusaha untuk mengembangkan siswa secara menyeluruh, bukan hanya dalam hal akademis.
3. Psikologi dan Konseling
Dalam bidang ini, pendekatan holistik membantu dalam memahami klien secara menyeluruh, tidak hanya dari segi gejala atau masalah spesifik yang dihadapi, tetapi juga konteks kehidupan mereka, nilai-nilai, dan lingkungan yang memengaruhi mereka.
Baca juga: Alasan Sains Perlu Bersifat Holistik
ADVERTISEMENT
4. Pengembangan Bisnis dan Manajemen
Dalam dunia bisnis, prinsip holistik mendorong organisasi untuk tidak hanya memperhatikan keuntungan finansial tetapi juga dampak sosial, lingkungan, serta keberlanjutan dalam keputusan dan strategi bisnis mereka.
5. Lingkungan dan Keberlanjutan
Melihat lingkungan sebagai kesatuan holistik membantu dalam memahami dampak dari kegiatan manusia terhadap ekosistem. Pendekatan holistik dalam keberlanjutan menggabungkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam upaya menjaga keseimbangan dan keberlangsungan lingkungan hidup.
6. Ilmu Sosial dan Kebudayaan
Dalam ilmu sosial, pendekatan holistik membantu memahami interaksi kompleks antara manusia, masyarakat, budaya, dan sistem sosial lainnya. Hal ini membuka ruang untuk melihat fenomena sosial sebagai bagian dari sistem yang lebih besar.
Prinsip holistik memberikan pandangan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan terhadap berbagai aspek kehidupan, memungkinkan kita untuk memahami hubungan dan keterkaitan yang ada antara berbagai bidang dan entitas. Dengan menerapkan prinsip holistik, kita dapat lebih baik mengatasi permasalahan kompleks dan meraih keselarasan dalam berbagai bidang kehidupan.
ADVERTISEMENT
(APS)