Arti Milad dan Hukum Mengucapkannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti milad dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI adalah waktu kelahiran atau hari kelahiran. Milad berasal dari bahasa Arab yang artinya lahir, kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia dan jadi ungkapan yang familier.
Milad adalah bagian dari cara mengungkapkan rasa syukur terhadap sebuah kelahiran. Yuk, simak penjelasan selengkapnya mengenai milad di bawah ini.
Apa yang Dimaksud dengan Milad?
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, milad adalah hari kelahiran dan sering menjadi ucapan yang diberikan kepada seseorang yang merayakan atau mengingat hari kelahirannya.
Arti milad sama seperti ucapan selamat ulang tahun atau happy birthday dalam bahasa Inggris. Namun, dalam modul berjudul Serba-Serbi Ucapan Selamat Ulang Tahun dalam Bahasa Arab yang dipublikasikan Universitas Lampung, dijelaskan bahwa arti milad tak lengkap tanpa ucapan "selamat" mendahuluinya.
Makanya, kamu mungkin pernah mendengar istilah "yaumul milad", artinya adalah "selamat hari kelahiran". Dalam bahasa Indonesia, bisa juga diucapkan seperti, "selamat milad ya, semoga umurnya berkah."
Setelah ucapan milad, biasanya diikuti dengan ucapan "barakallahu fi umrik" dalam bahasa Arab, yang artinya "Semoga Allah Swt. memberi berkah atas umurmu."
Baca Juga: Arti Barakallahu Fiikum, Waktu Penggunaan, dan Cara Menjawabnya
Hukum Mengucapkan Milad dalam Islam
Mengutip buku Tanya Jawab Islam oleh PISS KTB, dijelaskan bahwa dalam Islam tidak dikenal perayaan ulang tahun. Namun, di kalangan para sahabat Rasulullah saw., biasa terjadi saling memberi ucapan selamat antara satu dengan yang lainnya, apalagi jika ada dari mereka yang mendapatkan berkah atau kenikmatan.
Sementara dalam kitab berjudul Al-Iqna' fi Halli Alfazhi Abi Syuja oleh Asy Syarbini, disebutkan bahwa hukum memberi ucapan ulang tahun atau milad adalah mubah.
Mubah artinya boleh dilakukan, tidak sunnah dan tidak pula bid'ah. Perbuatan mubah tidak mendatangkan pahala tapi tidak terhitung dosa juga.
Lantas bagaimana dengan hukum pesta ulang tahun?
Merangkum dari buku 1001 Tanya Jawab Dalam Islam oleh Ust Muksin Matheer, mengadakan pesta ulang tahun dengan menyalakan lilin, menyanyikan lagu-lagu ulang tahun, memotong roti dan sebagainya tidak ada dalam ajaran Islam.
Baca Juga: Hukum Merayakan Ulang Tahun dalam Islam, Boleh atau Tidak?
Contoh Pengucapan Milad dalam Bahasa Arab
Jika kamu ingin mengucapan selamat ulang tahun atau milad dalam bahasa Arab, kamu bisa pertimbangkan beberapa referensi ucapan milad di bawah ini.
"Ied milad sa'eid." (Selamat ulang tahun!)
"Ied milad sa'eid lak!" (Selamat ulang tahun untukmu!)
"Istamti' bi eidi milaadik!" (Selamat menikmati hari ulang kelahiranmu.)
"Mabruk alfa mabruk, yaum miladik mabruk!" (Berkah seribu berkah, hari lahirmu berkah!)
"Miladuki(ka) sa'idah, barakallahu fii umrik." (Semoga di sisa usiamu selalu diberikan keberkahan baik dunia maupun di akhirat.)
"Yaumul milad, barakallah fii umrik." (Selamat hari kelahiran, semoga Allah Swt. melimpahkan keberkahan dalam pertambahan usiamu.)
Demikianlah penjelasan mengenai milad. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara mengucapkan milad dalam bahasa Arab?

Bagaimana cara mengucapkan milad dalam bahasa Arab?
"Ied milad sa'eid." (Selamat ulang tahun!)
Apa ucapan ulang tahun selain yaumul milad?

Apa ucapan ulang tahun selain yaumul milad?
"Istamti' bi eidi milaadik!" (Selamat menikmati hari ulang kelahiranmu.)
Apakah merayakan ulang tahun boleh dalam Islam?

Apakah merayakan ulang tahun boleh dalam Islam?
Merangkum dari buku 1001 Tanya Jawab Dalam Islam oleh Ust Muksin Matheer, mengadakan pesta ulang tahun dengan menyalakan lilin, menyanyikan lagu-lagu ulang tahun, memotong roti dan sebagainya tidak ada dalam ajaran Islam.
