Konten dari Pengguna

Arti Oposisi dalam Dunia Politik beserta Konsep dan Fungsinya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti oposisi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti oposisi. Sumber: pexels.com

Dalam dunia politik, ada banyak sekali istilah dengan arti dan makna yang berbeda. Namun, salah satu yang paling sering terdengar adalah istilah oposisi. Sebenarnya apa arti oposisi?

Walaupun istilah ini sudah sejak lama digunakan dalam dunia politik, tetapi banyak orang awam yang belum mengetahui artinya. Alhasil, mereka kurang memahami maksud dari kata opsisi yang sedang diperbincangkan dalam dunia politik.

Arti Oposisi, Konsep, dan Fungsinya dalam Bidang Politik

Ilustrasi arti oposisi. Sumber: pexels.com

Mengutip dari laman kbbi.kemdikbud.go.id, arti posisi adalah partai penentang di dewan perwakilan dan sebagainya yang menentang dan mengkritik pendapat atau kebijaksanaan politik golongan yang berkuasa.

Akan tetapi, oposisi juga dapat diartikan sebagai pertentangan antara dua unsur bahasa untuk memperlihatkan perbedaan arti. Jadi, pada hakikatnya, oposisi merupakan mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai dengan undang-undang.

Adapun konsep oposisi terbagi menjadi empat fase, yakni:

  1. Oposisi seremonial, yakni konsep oposisi yang dibentuk hanya karena formalitas semata.

  2. Oposisi destruktif-oportunis, yakni fase oposisi yang di mana akan berusaha untuk merusak image atau citra dari pemerintah dengan menggunakan berbagai cara.

  3. Oposisi fundamental ideologis, yakni oposisi yang dapat bertindak lebih jauh dengan mengganti semua sistem parlemen bahkan dasar negara.

  4. Oposisi demokratis, yakni oposisi yang muncul karena puboik merasa tidak puas dengan oposisi seremonial.

Adapun fungsi daripada oposisi dalam dunia politik adalah sebagai berikut.

  • Sebagai penyeimbangan kekuasaan yang ada di luar pemerintah dengan memberi alternatif, sehingga pemerintahan menjadi seimbang dan tidak jauh dari kepentingan rakyat.

  • Menjaga alternatif kebijakan, sehingga memungkinkan adanya banyak pilihan alternatif kebijakan pemerintah.

  • Sebagai stimulus persaingan antar elit pemerintah. Hal ini bisa terjadi jika pemerintah tidak mendapat tantangan dari pihak-pihak yang berkompeten dan dapat menunjukkan rakyat tentang kebijakan lain yang lebih masuk akal dibandingkan kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Arti Marketing dan Jenis-jenisnya

Dari penjelasan singkat di atas, bisa dipahami bahwa arti oposisi dalam dunia politik adalah partai penentang di dewan perwakilan yang menentang dan memberikan kritik kepada politik golongan yang berkuasa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca. (Anne)