Konten dari Pengguna

Arti Revoke dan Alasan Melakukannya dalam Investasi

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Revoke, sumber gambar: unsplash/Campaign Creator
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Revoke, sumber gambar: unsplash/Campaign Creator

Arti revoke perlu diketahui, terutama bagi masyarakat yang terjun di dunia investasi. Seperti yang diketahui, di dalam dunia investasi, terdapat banyak istilah asing yang cukup sulit dipahami oleh orang awam.

Adapun revoke merupakan salah satu kosa kata yang sulit tersebut. Istilah ini sering digunakan, terutama ketika melakukan investasi crypo. Memahami pengertian dan alasan penggunaannya sangat penting untuk memperlancar proses investasi.

Mengenal Arti Revoke

Ilustrasi Arti Revoke, sumber gambar: unsplash/Rupixen

Arti revoke berkaitan erat dengan investasi, terutama pada cryptocurrency dan teknologi blockchain. Mengutip buku Ilmu Crypto, Belvin Tannadi (2022), cryptocurrency diklaim sebagai investasi yang memberikan keuntungan fantastis hingga mencapai ratusan persen.

Revoke mengacu pada proses membatalkan atau mencabut akses yang sebelumnya diberikan ke aplikasi atau smart contract yang berhubungan dengan izin sesuai keinginan pengguna.

Hal ini bertujuan agar aplikasi tertentu dapat mengelola token atau data mereka. Saat menggunakan aplikasi berbasis blockchain, pengguna harus memberikan izin kepada smart contract untuk mengakses token.

Jadi, revoke artinya mencabut izin tersebut agar aplikasi atau kontrak pintar tidak lagi mampu mengelola token dan melakukan transaksi atas nama pengguna.

Alasan Melakukan Revoke

Ilustrasi Arti Revoke, sumber gambar: unsplash/Towfiqu Bharbuiya

Ada beberapa alasan mengapa harus melakukan revoke. Adapun penjelasannya, yakni sebagai berikut.

  1. Keamanan: Jika mencurigai aktivitas berbahaya atau tidak lagi menggunakan aplikasi tertentu, tidak ada salahnya mencabut akses untuk melindungi aset dari penyalahgunaan.

  2. Pencegahan risiko: Banyak kontrak pintar yang meminta akses tanpa yang menandakan bahwa mereka bisa memindahkan token pengguna tanpa batasan.

  3. Manajemen akses: Menjaga kontrol penuh atas dompet dan token, sehingga diperlukan revoke untuk membantu meminimalisir potensi serangan.

Langkah-langkah Melakukan Revoke

Ilustrasi Arti Revoke, sumber gambar: unsplash/Headway

Jika aktif di dunia investasi atau sering membuka aplikasi blockchain, maka penting sekali mereview dan mencabut izin secara berkala untuk melindungi investasi pengguna. Namun, perlu diingat bahwa proses ini umumnya berbayar karena melibatkan blockchain yang cukup bervariasi. Adapun langkah-langkah melakukan revoke, yaitu:

  1. Masuk ke dompet pengguna.

  2. Gunakan tools pihak ketiga, seperti revoke.cash atau etherscan.

  3. Lihat daftar kontrak pintar yang punya izin pada token pengguna.

  4. Pilihlah izin yang ingin dicabut.

  5. Konfirmasi transaksi atau pembayaran.

Baca juga: Apa itu Snapshot Airdrop pada Cryptocurrency? Ini Penjelasan Lengkapnya

Itulah arti revoke dalam dunia investasi. Dengan memahami pengertian dan alasan melakukannya, maka investor dapat lebih berhati-hati dalam menekuni proses investasi. (DLA)